Danrem Gapu dan Gubernur Jambi Ikuti Ratas dengan Presiden Jokowi Terkait Covid-19.
Danrem 042/Garuda Putih Kolonel Arh Elphis Rudy (kanan) mengikuti ratas dengan Presiden Joko Widodo melalui video teleconference (Foto: Budi Harto)

JAMBI, HALUAN.CO - Danrem 042/Garuda Putih Kolonel Arh Elphis Rudy mengikuti Rapat Terbatas Presiden Republik Indonesia dengan Gubernur dalam rangka menghadapi Pandemik Covid-19 melalui Video Teleconference di ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Jambi, Selasa (24/3/2020).

Kepala Penerangan Korem 042/Gapu, Mayor Inf Hatta menjelaskan, bahwa rapat terbatas tersebut, selain di ikuti oleh Gubernur dan Danrem juga diikuti oleh semua steakholder yang ada di Jambi.

Ratas membahas penanganan Covid-19 dengan Presiden Joko Widodo (Foto: Budi Harto)

"Rapat Terbatas Presiden RI dengan para Gubernur Menghadapi Pandemik Covid-19 dimulai pukul 09.30 WIB dan selesai pukul 11.00 WIB", ujar Hatta.

Kemudian, setelah Rapat Terbatas dengan Presiden RI, dilanjutkan rapat Forkompinda Jambi terkait mewabahnya virus corona di negeri ini.

Pada kesempatan itu kata Hatta, Danrem mengatakan bahwa masyarakat kita masih belum disiplin untuk mengatur jarak antar sesama dan masih mengadakan keramaian.

"TNI-Polri sudah melaksanakan sosialisasi dengan berkeliling tapi hasil belum maksimal karena mendengarnya hanya sepintas lalu," ujar Hatta.

Jokowi Ingatkan Gubernur Jangan Hanya Tutup Sekolah dan Kantor, Tapi...

Oleh karena itu Danrem kata Hatta menyarankan kepada Forum Rapat, selain Sosialisasi Kesehatan, Sosialisasi Fisik maupun keamanan juga dilakukan pendekatan/Sosialisasi melalui keagamaan.

"Seperti dengan cara mensosialisasi pencegahan Covid-19 melalui pengeras suara di masjid-masjid dan di musholah-musholah yang ada saat sebelum atau sesudah sholat lima waktu," pungkasnya.

Sementara Gubernur Jambi Fachrori Umar berharap musibah yang saat ini menjadi pandemi dan momok menakutkan itu segera berakhir.

"Kita berharap kerja semua unsur dalam penanganan dan pencegahan meluasnya Virus Corona bisa bersinergi dan bergandengan tangan," kata Fachrori.

Penulis: Budi Harto