Dapat Izin dari Istri, Ustaz Adi Hidayat Menolak Poligami
Ustaz Adi Hidayat. (Foto: Islampos.com)

JAKARTA, HALUAN.CO - Ustaz Adi Hidayat merupakan salah satu pendakwah kondang Tanah Air. Popularitasnya tak kalah dengan Ustaz Abdul Somad. Ustaz Adi juga kerap mengisi ceramah pengajian yang dihadiri sejumlah artis.

Dalam channel Youtube Adi Hidayat berjudul Tanya Jawab Fiqih - Ustaz Adi hidayat, Ia menjabarkan poin-poin penting hukum dan syarat poligami yang merap disalahartikan kaum pria.

Pria yang akrab disapa UAH tersebut menegaskan bahwa tanggung jawab poligami sangat berat. UAH sendiri tak berniat melakukannya walau istri telah memberinya izin untuk menikah lagi.

"Saya paham ilmunya, cuma saya memang belum ada kemampuan karena titipan saya masih banyak," kata UAH. "Alhamdulillah istri saya baik, nggak ada masalah. Silakan kalau mau, tapi kan saya juga berpikir. Saya kan dihisab di hari kiamat. Teman-teman yang lain sudah sanggup, alhamdulillah. Kita doakan mereka, tapi jangan menempuh itu dengan cara tidak tepat sehingga melahirkan retak bagi rumah tangga," lanjut UAH.

UAH menegaskan bahwa kehadiran istri dan anak-anak adalah titipan yang harus dijaga dan dididik dengan baik.

"Istri saya titipan. Anak saya tiga. Saya belum bisa mendidik mereka dengan baik. Bagaimana kalau saya meninggal dan mereka dihisab? Bagi saya kalau saya dapat titipan satu lagi istri ada anak lagi. Titipan makin nambah lagi. Saya ingin rawat yang ada ini dengan baik," kata UAH menjawab pertanyaan jemaah.

Yang menarik, percintaan UAH ternyata cukup romantis. Ia menuturkan kalau pernah menunggu calon istri selama 7 tahun.

Ustaz Adi juga menyebut bahwa sang istri sudah sangat setia menunggunya selama 7 tahun.

"Saya menunggu istri saya selama 7 tahun, istri saya menunggu saya 7 tahun. Kami mengajukan proposal pernikahan kepada ibunda kami, kata ibu saya, amanahnya harus selesai S2 baru diizinkan menikah. Maka Alhamdulilah Allah pisahkan kami. Saya ke Tripoli. Dan itu jalan Allah memisahkan kami supaya kami tidak bermaksiat. Masya allah, kami kemudian berpisah disitu," kenang UAH.

Pada masa penantiannya, UAH sempat mengatakan kepada calon istrinya agar menerima pinangan, jika ada pria baik yang ingin melamarnya.

"Calon istri saya sampaikan jika ada yang terbaik ingin menikahi anda. Ingin menikahi kamu dan diijinkan oleh ayahmu, nikahi dia. Allah yang memberikan yang terbaik. Tapi kalau kamu mau bersabar silahkan bersabar. Tunggu saya sampai selesai S2. Masya Allah tujuh tahun ditunggu. Dan sampai sekarang Alhamdulilah. Kami menikah," demikian Ustaz Adi Hidayat.

Penulis: Rina Atmasari