Di Spanyol, Menteri Retno Temui Menlu China Minta Keterangan soal Uighur
Menlu Retno Marsudi dan Menlu China Wang Yi. (Foto: Dok. Kemenlu)

SPANYOL, HALUAN.CO - Menteri Luar Negeri China Wang Yi memastikan, kebebasan beragama umat Muslim Uighur di wilayah Xinjiang dijamin negara.

Hal itu disampaikannya saat bertemu dengan Menlu RI Retno Marsudi di sela-sela Pertemuan Menlu Asia-Eropa (ASEM FMM) ke-14 di Madrid, Spanyol, Senin kemarin.

"Tahun 2020 yang merupakan perayaan 70 tahun hubungan RI-Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menjadi momentum penting bagi penguatan Kemitraaan Strategis Komprehensif RI-RRT," ujar Retno dalam keterangan resminya, Selasa (17/12/2019).

Dalam pertemuan itu, Retno diakhir pembicaraan meminta informasi mengenai perkembangan situasi di Xinjiang. Menlu China menegaskan, "komitmennya bahwa kebebasan beragama umat muslim di Xinjiang dijamin oleh negara.”

Menlu Wang Yi juga menyampaikan ia berencana berkunjung ke Indonesia pada awal 2020.

Selain itu, Indonesia dan China menegaskan arti penting dari integrasi ekonomi kawasan. Indonesia mengharapkan agar integrasi ekonomi dapat hasilkan kerja sama yang menguntungkan (win-win).

Menlu Retno juga mengapresiasi penanganan Pemerintah China telah mendukung proses pemulangan 20 WNI yang menjadi korban skema pengantin pesanan sejak bulan September 2019. Ke depan, kerja sama penanganan perdagangan manusia perlu ditingkatkan.

China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia, total nilai perdagangan Indonesia-China pada tahun 2018 mencapai USD72,6 miliar (sekira Rp100 triliun). Selain itu, China merupakan investor asing ketiga terbesar, dengan total nilai investasi pada tahun 2018 mencapai angka USD2,3 miliar (sekira Rp32 trliun)