Di Tengah Ancaman Corona, Banjir Merendam Sejumlah Wilayah di Sumbar

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Banjir yang merendam Jorong Gantiang, Nagari Sitanang, Pasaman. (Foto: Ist)

PADANG, HALUAN.CO - Di tengah ancaman wabah virus corona atau Covid-19, sejumlah wilayah di Sumbar direndam banjir akibat tingginya curah hujan sejak Sabtu (4/4/2020) malam hingga Minggu pagi.

Seperti dilaporkan Harianhaluan.com (Haluan Media Group), Minggu (5/4/2020), banjir terjadi di Jorong Gantiang, Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam yang merendam puluhan rumah.

Banjir juga terjadi Nagari Langung, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, dan banjir bandang dan longsor di Kenagarian Guguk Malalo, Kabupaten Tanah Datar.

Banjir di Jorong Gantiang, Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam telah meredam puluhan rumah. Bencana banjir itu tidak menimbulkan korban jiwa.

BPBD Kabupaten Agam mencatat, ketinggian air berpariasi, bahkan ada mencapai se leher orang dewasa.

"Sedikitnya ada sekitar 40 rumah yang terdampak banjir," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, M Lutfi.

Luapan banjir mulai naik Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB dan volumenya makin tinggi hingga pagi.

"Sampai saat ini Satgas BPBD Kabupaten Agam bersama Satpol PP dan Damkar, Pemerintah Kecamatan dan Nagari masih melakukan pendataan dan evakuasi warga yang terdampak," katanya.

Sedangkan banjir di Jorong Lubuk Hijau, Nagari Langung, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman merendam puluhan hektar sawah yang terancam gagal panen.

Banjir Bandang di Malalo Sumbar, Dua Warga Hilang

"Luas lahan yang gagal panen mencapai 40 hektare. Kerugian petani sekitar 170 ton. Jika dirupiahkan bisa mencapai Rp765 juta," ujar Karni salah seorang petani warga setempat.

Ketinggian air rata-rata mencapai satu meter, bahkan lebih. Banjir terjadi karena meluapnya Sungai Batang Sibinail yang mengalami pendangkalan.

Tertimbun Longsor

Sementara itu, banjir bandar dan langsor menerjang Jorong Guguk, Kenagarian Guguk Malalo, Kabupaten Tanah Datar.

Dua orang dilaporkan tertimbun longsor. Petugas masih melakukan pencarian terhadap kedua korban dengan menyingkirkan material longsor.

Dua orang warga yang hilang tersebut diketahui bernama Bainar (70) dan Ijun (45). Keduanya adalah ibu dan anak.


0 Komentar