Di Tengah Situasi Lockdown, Bek City Ini Malah Gelar Pesta Seks

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Bek Manchester City, Kyle Walker. (FOTO: Istimewa)

JAKARTA, HALUAN.CO - Pemain bertahan alias bek Manchester City, Kyle Walker, menggelar pesta seks di tengah imbauan pemerintah Inggris untuk melakukan lockdown guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. 

Dilansir dari The Sun, Walker dan seorang temannya membayar dua pekerja seks komersial (PSK) untuk mengunjungi rumahnya di Cheshire.

Tindakan amoral itu dilakukannya hanya beberapa jam setelah mengajak para penggemarnya lewat media sosial guna mematuhi saran pemerintah selama lockdown.

Pemerintah Inggris sendiri memberlakukan lockdown untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 yang sudah menyentuh angka 48.383 kasus di Negeri Tiga Singa tersebut.

Atas tindakan pemainnya itu, Manchester City pun langsung melakukan penyelidikan.

Kyle Walker minta maaf

Setelah melakukan tindakan yang kurang terpuji karema mengadakan pesta seks di tengah masa lockdown dampak pandemi Covid-19, Kyle Walker pun meminta maaf.

"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas pilihan yang saya buat pekan lalu yang menyebabkan munculnya berita hari ini mengenai kehidupan pribadi saya di sebuah tabloid," kata Walker dilansir dari ESPN, Senin (6/4/2020).

Bek Timnas Inggris berusia 29 tahun itu meminta maaf kepada keluarga sahabat, klub sepak bola, pendukung dan masyarakat karena telah mengecewakan mereka. Ia pun terancam terkena hukuman disiplin atas tindakannya itu.

Manchester City juga sudah mengeluarkan pernyataan terkait dengan pemberitaan soal Kyle Walker.

City menyayangkan tindakan pemainnya tersebut selaku role model yang kerap diikuti oleh para fans. Pasalnya, mereka tengah berupaya luar biasa untuk mengurangi dampak penyebaran Covid-19.

"Tindakan Kyle dalam hal ini bertentangan langsung dengan upaya-upaya ini," demikian pernyataan klub Manchester City.

Kapolri Terbitkan Aturan Penghina Presiden dan Pejabat saat Pandemi Covid-19

"Kami kecewa mendengarkan tudingan itu, mencatat pernyataan dan permintaan maaf Kyle yang cepat, serta akan mengadakan prosedur disipliner internal dalam beberapa hari ke depan," sambungnya.


0 Komentar