Dikira Babi, Triyantono Tewas Ditembak Pemburu Babi Hutan

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
AS dan AK, pemburu babi hutan yang diamankan Polres Banjarnegara. (Foto: Krjogja)

BANJARNEGARA, HALUAN.CO- Sabtu (21/12/2019) siang itu, Triyantono (51) warga Dusun Sokawera, Desa Pasuruhan Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah sedang menyiang tanaman kapulaga di kebunnya yang berjarak 300 meter dari rumahmya.

Lagi asik bekerja menyiangi tanaman milikinya itu, tiba-tiba ada peluru menyasar ke tubuhnya yang mengenai kepala arah atas telinga kiri. Triyantono pun meninggal di lokasi kejadian.


Peluru yang mengenai kepala Triyantono itu diduga dari dua orang pemburu babi hutan yang saat ini sudah diamankan polisi.

"Korban jadi sasaran salah tembak karena dikira babi hutan," ungkap Kapolres Banjarnegara AKBP Aris Yudha Legawa, Senin (30/12/2019) seperti dilansir Krjogja.

Tewasnya Triantono yang dikenal taat beribadah itu, diketahui bermula ketika salah satu anaknya, Samsulloh (26) mencari ayahnya itu ke kebun karena tidak seperti biasanya hingga menjelang adzan dhuhur pukul 11.00 lebih belum pulang.

Samsulloh memanggil-manggil ayahnya kemudian menuju ke titik yang telah disiangi ayahnya itu.

Dia begitu terperanjat ketika menjumpai ceceran darah di tanah dan rerumputan.

"Perasaan saya langsung tak enak. Ini firasat buruk. Saya bergegas pulang," kisah Samsulloh.

Tak lama setelah itu, salah satu keluarganya yang ikut mencari Triyantono, menemukan tubuh lelaki itu terbujur tak bernyawa di parit sekitar 50 meter dari ditemukannya ceceran darah.

Tubuh korban ditutup rerumputan dengan kepala berlubang seperti terkena tembakan.

Polres Banjarnegara mendapatkan laporan itu langsung melakukan olah tempat kejadian beberapa saat kemudian.

Mayat korban dibawa ke rumah sakit RSUD Banjarnegara dan elanjutnya dikirim ke RS Margono Purwokerto untuk diautopsi.

Pada Minggu pagi (22/12), mayat korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.

Dari nformasi warga setempat, pada Sabtu menjelang pukul 11.00 Wib, warga mendengar suara letusan di sekitar kebun kapulaga milik Triyantono.

Warga langsung curiga kepada dua pemburu babi hutan yang sudah beberapa hari terakhir berada di rumah Purwanto, seorang penduduk Dusun Sokawera Desa Pasuruhan.

Kecurigaan mereka semakin bertambah setelah ada warga melihat dua lelaki membawa senapan masuk hutan.

Atas informasi dari warga tersebut, petugas kemudian menuju ke rumah Purwanto.

Di tempat itu petugas menemukan sepedamotor, KTP atas nama AS warga Salatiga, HP dan tas pinggang.

Kini kedua pemburu babi hutan itu ditahan karena diduga keras menembak Triyantono.

AS dan AK asal Salatiga itu, ditahan berikut sejumlah barang bukti, termasuk senapan dan sejumah peluru 5,56 mili meter.


0 Komentar