Dilatih Bela Negara, Menhan Sasar Pekerja Migran
Ilustrasi buruh migran yang menjadi korban. (Ilustrasi: Haluan.co)

JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto berencana memberikan pelatihan bela negara kepada ribuan calon pekerja migran. Bekal pelatihan bela negara akan dibuat Prabowo dengan menggandeng Kementerian Tenaga Kerja yang dipimpin Ida Fauzia.

Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak pada kolom twitter @Kemhan RI, Rabu (4/12/2019) menuliskan, bahwa Menteri Pertahanan, Prabowo berdiskusi bersama Ibu Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah di Kantor Kemhan RI terkait dengan kolaborasi program bela negara untuk Pekerja Migran Indonesia. 

"Pembicaraan pendahuluan dilakukan di Kementerian Pertahanan. (Pembicaraan terkait) rencana memfasilitasi pelatihan bela negara bagi pekerja migran Indonesia," kata Dahnil.

Dahnil menjelaskan pelatihan bela negara berkaitan dengan pemahaman-pemahaman terkait negara Indonesia serta sikap nasionalisme terhadap negara sendiri. Meski begitu, Dahnil tak menjelaskam secara rinci alasan para pekerja ini diberi pelatihan terkait bela negara.

"Masih pembicaraan awal," kata Dahnil. 

Namun demikian, Dahnil menegaskan bahwa Prabowo memandang para pekerja migran sejatinya adalah para patriot bangsa. Keberadaan mereka telah menyumbang devisa besar. Atas peran penting itu, kata dia, perlu kiranya pekerja migran memiliki bekal yang cukup sebagai duta bangsa.

"Bekal tersebut terkait pemahaman dasar tentang ke-Indonesiaan," kata Dahnil.

Seperti ramai diberitakan, Kemenhan juga berencana mengumpulkan para Youtuber dan influencer di media sosial membantu program bela negara. Kemenhan menilai para pesohor dapat mengaplikasikan bela negara kepada masyarakat secara luas. 

"Kami memang sudah merencanakan mengumpulkan para influencer, youtuber, artis," kata Dahni dalam kesempatan sebelumnya.

Dengan begitu, kata dia, diharapkan pesan bela negara yang ingin disampaikan kepada masyarakat bisa diserap dengan baik jika melalui medium yang dipakai.

"Sahabat-sahabat kita tersebut memiliki kemampuan dan kelebihan menyampaikan pesan kepada rakyat kebanyakan," kata mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah tersebut. 


Penulis: Milna Miana