Dokter RSUP Persahabatan: Semua Orang Indonesia ODP Covid-19

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Penumpang LRT dicek suhu tubuhnya untuk mencegah penyebaran virus corona. (FOTO: Haluan.co/Fajar AM)

-

AA

+

Dokter RSUP Persahabatan: Semua Orang Indonesia ODP Covid-19

Health | Jakarta

Kamis, 02 April 2020 13:34 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Dokter spesialis paru RSUP Persahabatan, Jakarta, dr. Andika Chandra Putra, mengatakan, semua warga Indonesia berstatus orang dalam pemantauan (ODP) virus corona atau Covid-19. 

Karena, menurut dia, Indonesia merupakan salah satu negara yang terpapar Covid-19.

Untuk itu, Andika meminta kepada semua masyarakat Indonesia untuk mengisolasi diri dengan tidak keluar rumah kecuali dalam keadaan darurat.

"Karena kita ini di negara terjangkit, maka kita semua ini ODP," kata Andika seperti dilansir dari Antara, Rabu (1/4/2020).

Dia menduga, banyak orang yang belum teridentifikasi masih berada di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, dirinya mengimbau untuk terus memantau kondisi kesehatan masing-masing untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Ia juga menyarankan kepada masyarakat untuk menghindari rumah sakit. Termasuk, bagi mereka yang sakit namun belum dalam keadaan darurat.

"Terutama sekali orang-orang yang punya keluhan, misalnya batuk. Jika sudah diperiksa dan kondisinya masih baik, usahakan untuk isolasi mandiri saja," ujarnya.

Namun bila mengalami demam tinggi dan gejala-gejala lainnya yang cukup berat, kata dia, maka memang harus segera dilarikan ke rumah sakit.

"Kalau dia demam tinggi atau batuknya bertambah sering atau frekuensi napasnya lebih dari 25 kali, itu harus segera ke rumah sakit," ungkap dia.

Ada 698 Hotel Tutup Gegara Corona, Ribuan Karyawan Dirumahkan

Andika mengaku, para tenaga medis, termasuk di RSUP Persahabatan, sudah merasa kewalahan dengan banyaknya pasien yang datang untuk memeriksakan diri.

Dia menyebut, ada sekitar 150 pasien yang datang ke klinik ODP untuk memeriksakan diri.

"Sehingga, kalau kondisi pasiennya masih baik, itu akan kita anjurkan untuk isolasi mandiri di rumah," tandasnya.


0 Komentar