Sempat Dilarang 'Ngoceh', Dokter yang Pertama Kali Menyebut Bahaya Corona Itu Meninggal Dunia
Kesibukan dokter merawat pasien corona di Wuhan (Foto: Xinhua)

JAKARTA, HALUAN.CO - Li Wenliang, dokter yang pertama kali menyatakan virus corona berbahaya dan mematikan akhirnya meninggal dunia. Dokter di Rumah Sakit Pusat Kota Wuhan Provinsi Hubei, China, itu dikonfirmasi meninggal pada Jumat lalu.

Seperti dikutip dari BBC, Li meninggal dunia karena terpapar virus corona. Li adalah seorang dokter yang pertama kali mendiagnosa pasien penderita virus mematikan tersebut. Namun, kepolisian setempat melarang dokter itu untuk 'ngoceh'.

Namun media pemerintah Harian Rakyat (People's Daily) membenarkan dokter Li meninggal pada Jumat pukul 02.58 waktu setempat.

Seperti diberitakan sejumlah media lokal di China, dokter Li pertama kali menyampaikan keganasan virus corona lewat media sosial. Dia saat itu menyebut kepada sesama dokter sebagai virus misterius dan mirip SARS yang menyerang China pada 2003.

Dua Obat Ini Dinilai Bisa Atasi Virus Corona Versi Uji Lab China

Li disebut polisi sebagai penyebar berita bohong namun sebulan kemudian dia dianggap pahlawan setelah menyampaikan testimoninya dalam kondisi sakit.

"Halo semua. Ini Li Wenliang, dokter mata dari Rumah Sakit Pusat Wuhan," katanya dalam satu unggahan seperti ditulis BBC.