Dosen Unibraw Olah Limbah Kulit Kakao untuk Campuran Susu Bubuk
Kulit kakao ternyata banyak manfaatnya selain antioksidan juga untuk campuran susu bubuk (Foto: Samudra Bibit)

JAKARTA, HALUAN.CO - Dosen Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang Premy Puspitawati Rahayu, S.Pt.,MP memanfaatkan limbah kakao untuk bahan campuran susu bubuk sehingga bernilai gizi tinggi. Temuannya itu tertuang dalam disertasinya bertajuk "Penambahan Nano Kasein Katekin Terhadap Kualitas Fisikokimia Susu Bubuk".

Menurut Premy seperti dikutip dari laman Unibraw, Minggu (29/12/2019), susu bubuk merupakan produk olahan susu yang menggunakan teknologi pemanasan dengan prinsip menurunkan kadar air. Namun proses tersebut memberikan pengaruh terhadap penurunan nilai nutrisi. Untuk meningkatkan kualitas perlu ditambahkan beberapa komponen seperti AHA, DHA, vitamin, mineral, asam folat, dan senyawa bioaktif.

Salah satu sumber senyawa bioaktif adalah katekin yang terdapat pada limbah kulit kakao. Senyawa ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya antioksidan dan antimikroba.

"Akan tetapi perlu dilakukan pengujian kualitas stabilitas dan kelarutan (fisikokimia) susu bubuk setelah ditambahkan katekin." paparnya

Penelitian uji kualitas dilakukan secara empat tahapan. Pertama, ekstraksi katekin kulit kakao menggunakan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) dengan waktu yang berbeda. Kedua, fisikokimia yang dihasilkan pada interaksi kasein dengan konsentrasi katekin yang beragam. Ketiga, sifat fisikokimia pada nano kasein katein dengan suhu reassembling yang berbeda. Keempat, sifat fisikokimia susu bubuk yang ditambahkan nano kasein katekin.

Hasil penelitian menunjukkan waktu ekstraksi memberikan pengaruh terhadap total fenolik dan katekin yang dihasilkan. Karena panas radiasi gelombang mikro dapat memanaskan dan menguapkan pelarut pada sel sampel sehingga tekanan pada dinding sel sampel meningkat.

"Semakin tinggi konsentrasi katekin menghasilkan ukuran partikel yang semakin kecil, disebabkan interaksi OH fenolik pada katekin dan kasein. Penambahan katekin dalam susu bubuk diharapkan dapat menghasilkan produk nutraceutical food," pungkasnya ujarnya.