Dokter Tirta: Lawan Virusnya, Bukan Orangnya!

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Dokter Tirta Hudhi bersama tenaga medis. (Foto: Instagram)

JAKARTA, HALUAN.CO - Dokter Tirta meminta masyarakat untuk menghilangkan stigma negatif terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. Apalagi sampai dikucilkan dan dianggap aib. 

Influencer yang aktif sebagai relawan Covid-19 itu mengatakan, banyak cerita yang masuk ke emailnya terkait tenaga medis yang dijauhi dan mendapat stigma negatif karena melawan covid. Mereka merasakan tekanan, stres, dan sampai ada yang menangis setiap kali pulang ke rumah.

"Ada penderita baru ODP dan PDP dikucilkan, kaya dianggep aib. Sampe akhirnya ketua RT harus mengedukasi tiap rumah," kata dr.Tirta Hudhi dalam akun instagramnya @dr.tirta, Rabu (1/3/2020).

Tirta Hudhi, Dokter Nyentrik yang Tak Menyerah pada Corona

Dokter Tirta menegaskan, Covid 19 dapat menular melalui droplet atau cairan pasien. Bisa juga melalui airbone atau lewat udara karena tetesannya memercik atau muncrat langsung mengenai orang lain yang berada di depannya. Penularan melalui airbone pun hanya bisa terjadi kalau ada tindakan medis di mulut yang memakai aerosol.

"So, yang paling mungkin kena airbone ya tenaga medis. Makanya pake faceshield. Kalo warga, kehidupan kampung, yo ga ngaruh. Jangan jauhi donk," katanya.

Dari zaman HIV AIDS, ODHA, sering mendapatkan stigma buruk dari rakyat. Sekarang Covid-19. Kenapa selalu orangnya yang dikucilkan? kata Tirta.

"Bayangkan kalo itu keluargamu? Harusnya kita kasi semangat kawan. Support," tambah Tirta.

Ia sekali lagi mengingatkan, untuk menjauhi virusnya. Hal yang sama pada tenaga medis. Akan lebih baik bila memberi mereka semangat. Karena, mereka juga punya keluarga.

Walaupun itu kewajiban mereka untuk menangani pasien covid-19. Tapi serius. Kalo sampe tenaga medis stres dan tertekan, maka yang rugi kita semua, katanya.

"Pasien ODP dan PDP juga harus kita support. Kalo stres, mereka gak sembuh-sembuh. Yok lah. Bareng-bareng kita jaga kebersamaan," ujar dr.Tirta mengajak masyarakat.


0 Komentar