Dukung Jiwasraya Diusut Kejagung, Amien Rais: Kalau KPK Biasanya Mangkrak
Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais. (FOTO: Antara)

SEMARANG, HALUAN.CO - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, mengaku senang Jaksa Agung ST Burhanuddin akan mengusut kasus skandal korupsi Jiwasraya tanpa menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Amien menganggap, pengusutan kasus Jiwasraya oleh Kejaksaan Agung adalah tepat. Karena, dirinya khawatir bila kasus itu diusut oleh KPK justru malah tidak ada penyelesaiannya.

"Saya senang jaksa agung mengatakan skandal Jiwasraya tidak dilempar ke KPK. Karena KPK biasanya yang besar mangkrak, tidak ada penyelesaian," kata Amien Rais dilansir dari Detikcom di Semarang, Sabtu (28/12/2019).

Amien berharap, kejaksaan di bawah komando ST Burhanuddin bisa mengusut dugaan korupsi yang mencapai Rp13,7 triliun itu, termasuk juga kasus-kasus besar lainnya.

"Saya doakan pak Jaksa Agung ini bisa tuntaskan skandal yang menyangkut Rp13 triliun lebih ini. Kalau yang gede ini bisa, yang lain lebih gampang," ujarnya.

Sudah Masuk Tahap Penyidikan, Jaksa Agung Tak Koordinasi dengan KPK Tangani Kasus Jiwasraya

Seperti diberitakan, Kejaksaan Agung memastikan adanya praktik korupsi di perusahaan BUMN PT Jiwasraya. Dalam penyidikan awal, kejaksaan sudah menaksir angka kerugian negara di kasus korupsi ini mencapai sekitar Rp13,7 triliun.

Jaksa Agung ST Burhanuddin juga menilai PT Jiwasraya telah melanggar prinsip kehati-hatian dalam hal berinvestasi. Menurut dia, PT Jiwasraya malah menempatkan 95 persen dana di saham yang berkinerja buruk.

Saat ini Kejagung sudah melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap 10 orang terkait kasus korupsi di Jiwasraya. Dari 10 orang itu, dua di antara yang dicegah ke luar negeri ialah eks Dirut Jiwasraya Hendrisman Rahim dan eks Direktur Keuangan, Hary Prasetyo.