Ekonom Bhima Yudhistira Tantang Debat Stafsus Jokowi Belva Devara
Ekonom Indef, Bhima Yudhistira. (FOTO: Kumparan)

JAKARTA, HALUAN.CO - Ekonom Bhima Yudhistira, menyebarkan undangan yang berisi tantangan berdebat kepada Staf Khusus milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi), Belva Devara. 

Bhima yang juga ekonom di Institute for Development of Economics and Finance (Indef), melalui surat terbuka yang telah dikonfirmasi Haluan.co itu, mengajak Belva berdebat soal Kartu Pra Kerja, konflik kepentingan, oligarki milenial serta permasalahan bangsa lainnya di tengah pandemi virus corona atau COVID-19.

Mengapa ini penting: Debat antara Bhima dan Belva perlu dilakukan di tengah sejumlah kontroversi yang dilakukan oleh Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi. Selain itu, debat ini juga memberikan pemahaman bagi publik, terutama milenial, salah satunya tentang ada tidaknya manfaat dari Kartu Pra Kerja yang baru saja diluncurkan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"Saya Bhima Yudhistira, umur 30 tahun profesi pengamat ekonomi. Dengan surat terbuka ini ingin mengajak Belva Devara selaku Staf Khusus Presiden sekaligus alumnus beasiswa LPDP untuk melakukan debat," tulis Bhima, Minggu (19/4/2020).

Konteks: Staf Khusus Presiden Jokowi saat ini tengah santer menjadi sorotan publik atas beragam kontroversinya, salah satunya Belva Devara. Ia adalah pendiri startup Ruangguru. Sementara, Ruangguru menjadi salah satu perusahaan yang ditunjuk pemerintah sebagai mitra penyelenggara pelatihan Kartu Pra Kerja lewat Skill Academy.

Siapa Belva Devara:

  • Ia merupakan alumnus dari tiga universitas ternama di Amerika Serikat, yakni Massachusetts Institute of Technology, Stanford University dan Harvard University.
  • Pria kelahiran Jakarta, 30 Mei 1990 itu merupakan CEO Ruangguru.
  • Posisi Belva sebagai CEO Ruangguru sekaligus Staf Khusus Presiden Jokowi berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Apalagi, perusahaannya kini ditunjuk menjadi mitra penyelenggara pelatihan online Kartu Pra Kerja.

Apa itu Kartu Pra Kerja:

  • Ini adalah program pelatihan dan pembinaan bagi warga yang belum memiliki keterampilan. Program ini juga dinyatakan dapat menanggulangi kemiskinan dam efektif untuk Industri 4.0.
  • Kartu Pra Kerja 2020 ini lebih awal di bulan April 2020 mengingat berdampak dalam menghadapi pandemi virus corona yang besar terhadap perekonomian Indonesia.
  • Tahun ini pemerintah sediakan Rp20 triliun untuk program tersebut. Karena dalam bencana wabah, anggaran tersebut digunakan untuk pelatihan secara daring Rp5,6 triliun.
Staf Khusus Milenial dan Konflik Kepentingan

Metode debat:

  • Bila disetujui Belva, debat akan dilakukan dengan menggunakan video conference dan disiarkan live di berbagai kanal media.
  • Belva diminta segera menghubungi Bhima bila menerima tantangan debat tersebut.

"Tidak ada kepentingan apapun selain publik bisa memahami bagaimana milenial bisa berkontribusi secara nyata bagi perekonomian. Saya berharap Belva bisa memenuhi undangan ini. Waktu dan tempat saya sesuaikan dengan jadwal Belva," kata Bhima.


0 Komentar