Enam Hotel di Pekanbaru Tutup Imbas Corona, Berharap Stimulus dari Pemerintah

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi petugas hotel sedang menyemprotkan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona. (FOTO: Istimewa)

-

AA

+

Enam Hotel di Pekanbaru Tutup Imbas Corona, Berharap Stimulus dari Pemerintah

Travel | Jakarta

Minggu, 05 April 2020 12:12 WIB


PEKANBARU, HALUAN.CO - Pandemi virus corona atau Covid-19 yang terus menghantui masyarakat di seluruh wilayah Indonesia membuat bisnis perhotelan kalang kabut, termasuk di Kota Pekanbaru, Riau. 

Saat ini, ada enam hotel di kota tersebut yang memutuskan untuk tutup karena terus merugi. Pasalnya, tingkat hunian atau okupansi terus menurun akibat pandemi Covid-19.

Hotel-hotel itu memutuskan untuk tutup lantaran tak sanggup lagi memenuhi biaya operasional yang tinggi setiap harinya.

“Okupansi hotel sangat rendah, di bawah 10 persen. (Sementara) biaya operasional sangat tinggi,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Riau, Nofrizal, dilansir dari Antara di Pekanbaru, Minggu (5/4/2020).

Nofrizal menyebut, enam hotel yang sudah terkonfirmasi tutup sementara antara lain Hotel Royal Asnof, Prime Park, Amaris, Madina, Oase dan Winstar Hotel.

Hingga kini, menurut Nofrizal, sudah ada 1.139 hotel di Indonesia yang memutuskan tutup akibat pandemi Covid-19.

Tak hanya hotel, kata dia, pusat konvensi dan restoran termasuk dalam naungan PHRI juga tutup, di antaranya Pekanbaru Convention & Exhibition (SKA Co-Ex) dan Sultan Resto.

Akibat tutupnya sejumlah hotel dan restoran itu, ungkap Nofrizal, sudah ada 300 pegawai yang saat ini terpaksa dirumahkan.

Nofrizal berharap, pemerintah daerah maupun bisa turun tangan dengan membantu bisnis perhotelan tersebut agar tetap bisa bertahan. Salah satunya, kata dia, dengan memberikan stimulus.

“Untuk pembayaran pajak dan lain lain kita mengharapkan adanya keringan dan stimulus dari pemerintah,” ujarnya.

Babak Belur Dihantam Corona, 85 Persen Hotel di Bali Tutup

Nofrizal mengaku, dirinya tidak bisa memastikan kapan hotel-hotel, restoran dan pusat konvensi itu akan membuka kembali bisnisnya. Pasalnya, hingga kini juga belum diketahui kapan bencana Covid-19 ini akan berakhir.

"Kita mengikuti semua arahan pemerintah dalam penanganan virus ini,” ungkapnya.


0 Komentar