Erick Thohir: Dirut BUMN Jangan yang Usia 65-70 Tahun
Menteri BUMN, Erick Thohir. (FOTO: Jawapos.com)

JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, ingin memberikan ruang kepada generasi muda alias milenial untuk menunjukkan daya kreativitasnya di perusahaan pelat merah.

Bahkan, Erick juga tidak ingin bila posisi Direktur Utama BUMN diisi oleh sosok yang usianya sudah mencapai 65-70 tahun.

"Dirut BUMN jangan yang usia 65-70 gitu, kalau bisa 45. Kita coba ada upgrade hal-hal seperti itu. Senior jadi mentor enggak apa-apa. Tetapi yang kerja, yang mendobrak, biar yang mudaan lah," kata Erick saat menjadi pembicara pada Milenial Fest 2019 bertema "Lompatan Kemajuan" di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Erick mengungkapkan, dirinya juga tengah menyiapkan ruang kerja kreatif di kementeriannya. Hal itu, menurutnya, untuk memfasilitasi kalangan milenial dalam bekerja.

Ia juga akan menyisir anggaran di kementeriannya. Dirinya ingin anggaran yang dikeluarkan bisa efisien dan tepat sasaran, terutama untuk mengupgrade kemampuan pegawai.

Erick mencontohkan, budget untuk training akan dialihkan menjadi short course untuk melakukan upgrade terhadap 400 tim yang ada di BUMN.

"Jadi, saya enggak mau bikin cuma rapat-rapat enggak penting, tetapi kita pakai upgrade tim di BUMN. Apalagi, dengan paradigma yang kita kembangkan menjadi service oriented," ungkapnya.

BACA JUGA: Gebrakan Erick Copot Lima Direksi Garuda Disebut Bukan Bersih-bersih BUMN, Tapi...

Erick juga tidak menyetujui rencana pembelian tanah atau gedung untuk penyimpanan arsip. Sebab, menurut dia, saat ini eranya sudah berubah.

"Saya rasa kan eranya sudah iCloud. Ngapain kita bikin sesuatu yang masif lagi? Apalagi, kita mau pindah ibu kota baru. Lebih baik dana ini untuk memperbaiki gedung kementerian yang sudah tua, hampir 30 tahun," katanya.

Rencananya, kata Erick, semua lantai akan direnovasi menjadi working space yang kreatif.

"Apalagi, ke depan mesti memikirkan generasi muda di BUMN yang memang working spacenya berbeda," paparnya.