Erick Thohir: Tetap Tenang Berbelanja Meski di Masa PSBB

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Instagram)

-

AA

+

Erick Thohir: Tetap Tenang Berbelanja Meski di Masa PSBB

Nasional | Jakarta

Sabtu, 11 April 2020 14:37 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Pemerintah telah resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta mulai Jumat (10/4/2020). Meski banyak hal yang dibatasi, tapi masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik dalam berbelanja. 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan, walaupun sebisa mungkin berada di rumah, tapi masyarakat bisa tetap berbelanja kebutuhan pokok walaupun PSBB sedang berlangsung. Namun perlu diingat, belanja keluar rumah harus tetap disiplin memperhatikan beberapa hal demi kesehatan keluarga.

Erick Thohir pun membagikan tips berbelanja saat pandemi melalui akun instagramnya @erickthohir, Jumat (10/4/2020). Pertama, pilihlah jam belanja yang tidak terlalu ramai. Kedua, bersihkan troli dan keranjang sebelum dipegang. Ketiga, sentuhlah barang yang hanya akan pasti dibeli. Keempat, bawa hand sanitizer untuk membersihkan tangan setiap saat.

Kelima, jangan lupa untuk tetap menggunakan masker serta jaga jarak satu sampai dua meter, terutama saat mengantre. Selanjutnya, lebih baik membayar secara non tunai dan gunakan pembungkus sekali pakai.

Tak hanya di situ, begitu sampai di rumah, segera membuang pembungkus, mencuci bahan makanan organik serta menyemprot dan lap kemasan dengan cairan disinfektan.

"Demi kesehatan keluarga, disiplinlah saat belanja keluar rumah," pesan Erick.

Selain tips berbelanja di atas, Erick juga mengingatkan masyarakat untuk tidak perlu panik dalam belanja. Cukup belanja kebutuhan untuk satu minggu dan siapkan daftar belanjaan sebelumnya.

"Berbelanjalah dengan tenang dan sabar. Tidak boleh berlama-lama dan beramai-ramai. Tapi juga jangan terburu-buru, apalagi sampai panic buying. Berbelanja hanya sesuai kebutuhan," pesan Erick.


0 Komentar