Eskalasi Ketegangan di Irak, RI Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan
Serangan Amerika kepada jenderal Iran memicu ketengan di Timur Tengah. (Ilustrasi: Istimewa)

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyampaikan keprihatinannya terhadap peningkatan eskalasi situasi yang terjadi di Irak.

Indonesia sekaligus mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) di Irak untuk waspada terhadap perkembangan yang terjadi.

"Kami menghimbau WNI di Irak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Segera hubungi KBRI jika memerlukan informasi/bantuan," bunyi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, dikutip Minggu (5/1/2020).

Pernyataan ini dikeluarkan setelah terjadi serangan oleh Amerika Serikat ke iring-iringan mobil yang ditumpangi Jenderal Qasem Soleimani di Bandara Internasional Baghdad.

Kemlu meminta semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi. Pihaknya juga meminta segera menghubungi kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) jika memerlukan informasi/bantuan. Adapun hotline KBRI Baghdad yakni +9647500365228.

Seperti diketahui, Amerika Serikat membunuh komandan militer kenamaan Iran, Qassem Soleimani dalam serangan semalam di Irak yang direstui Presiden AS Donald Trump. Seorang pejabat senior administrasi Trump mengatakan Soleimani telah merencanakan serangan segera terhadap personel AS di Timur Tengah.

Jenderal Iran Dibunuh Amerika World War 3 Jadi Trending Topic Dunia di Twitter

Soleimani, seorang jenderal berusia 62 tahun yang mengepalai pasukan Penjaga Revolusi Iran di luar negeri, dianggap sebagai tokoh paling kuat kedua di negara itu setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamene.


Penulis: Milna Miana