Fenomena Virus Corona bagi Pendidikan
Virus corona membuat masyarakat panik (Ilustrasi: Haluan.co)

BARU-baru ini ada fenomena yang sangat langka di dunia munculnya virus corona baru (Covid-19). Virus Corona ini sangat mengkhawatirkan bagi semua lapisan masyarakat di dunia. 

Baru baru ini ada fenomena yang sangat langka di dunia munculnya virus corona, Virus Corona ini sangat mengkhawatirkan bagi seseorang. Fenomena langka ini merugikan siswa dan masyarakat lainnya, Sebab sangat menganggu pendidikan dan aktivitas lainnya. Contohnya saja Ruby, Seorang siswa yang mengaku terkena Dampak setelah adanya Corona ini adalah :

1.Libur yang terlalu panjang.

2.Banyaknya meteri yang tertinggal.

3.Banyaknya tugas yang harus dikerjakan dirumah.

4.Siswa/Siswi tidak dapat melanjutkan pedidikan seperti biasa.

5.Aktivitas terganggu.

Dan virus Corona ini sangat merugikan bagi mereka yang sedang bersekolah. Mungkin sebagian jika virus corona ini berkelanjut dan tidak bisa diatasi. Siswa/Siswi banyak yang berhenti bersekolah ada pula yang mempertahankan sekolahnya demi masa depan.

View this post on Instagram

Musuh kita bukan virus, tapi orang-orang bebal. Setuju? . Kampanye social distancing atau pembatasan sosial nampaknya tak begitu dipahami masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Sebab, dalam seminggu terakhir kita justru dihadapkan pada kenyataan bahwa pelarangan kegiatan dengan konsentrasi massa justru tak dihiraukan oleh beberapa pihak. . Berita selengkapnya di haluandotco/klik link di bio . Follow @haluandotco | @haluantv | @totalpolitikcom | @teknologi_id | @row.id | @neuronchannel | @hipotesamedia . . #haluanmediagroup #haluandotco #haluan #beritahariini #beritanasional #viral #trending #heboh #coronavirus #waspadacorona #dirumahaja #haluanupdatecorona #janganpanikhadapicorona #bersatucekalcorona

A post shared by Haluan Media (@haluandotco) on

Adapun dampak yang di alami salah satu mahasiswa yang bernama Dede Dwinata seletah munculnya Virus Corona ini :

1.Tidak efektifnya proses pembelajaran walaupun telah diadakan kelas online.

2.Keterlambatan dalam proses validasi wisuda.

3.Dan jangan sampai karna virus Corona mahasiswa harus membayar ulang untuk kuliahnya.

Jadi setelah adanya virus ini kita sebagai mahasiswa/mahasiswi juga harus melakukan belajar meskipun dimedia online.