Gandeng BUMN, Proyek SKK Migas Hemat Rp3,5 Triliun
Ilustrasi logo Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. (Foto: Dok. SKK Migas)

JAKARTA, HALUAN.CO – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menjalin kerja sama dengan PT Pertamina (EP), Citilink Indonesia, Surveyor Indonesia dan Sucofindo. Tujuan kerja sama ini untuk meningkatkan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada kegiatan usaha hulu migas. Potensi penghematan yang akan dihasilkan selama masa kontrak kerjasama lima tahun diperkirakan sebesar Rp. 3,5 Triliun.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai langkah agar industri hulu migas nasional semakin efisien dan bergairah untuk melakukan kegiatan-kegiatan meningkatkan produksinya.

"Tujuan kami adalah agar target produksi 1 juta barel pada tahun 2030 dapat tercapai. Kerjasama ini adalah salah satu alat untuk mengusahakannya,” kata Dwi Soetjipto dalam keterangannya, Selasa (31/3/2020).

Kerjasama dengan PT Pertamina (Persero) akan dilakukan hingga Agustus 2024, untuk membantu penyediaan kebutuhan barang operasi berupa bahan bakar, pelumas dan petrochemical yang akan digunakan oleh industri hulu migas.

Dengan adanya kerjasama tersebut, PT Pertamina (Persero) akan memberikan potongan harga kepada sektor hulu migas, dengan besaran diskonnya tergantung pada volume pembelian.

"Kerjasama ini bertujuan untuk mengoptimalisasi dan memaksimalkan penggunaan produk BBM, Pelumas dan Oil Base yang dihasilkan Pertamina yang merupakan produksi dalam negeri untuk mendukung kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi," ujar Dirut PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Sulistya Hastuti Wahyu mengatakan, kerjasama ini memberikan potensi penghematan cukup signifikan, yaitu sekitar Rp 3,405 triliun selama periode kontrak atau Rp 682 miliar per tahun.

Sementara itu, kerjasama dengan Citilink dilakukan untuk mendukung kebutuhan moda transportasi udara di sektor hulu migas yang lebih murah dan efisien. Citilink akan memberikan memberikan potongan harga 20% dari basic fair atas harga tiket pesawat dan pemberian bagasi sebesar 20 kg secara gratis kepada calon penumpang dari pekerja SKK Migas dan KKKS.

Dari pemberian diskon tersebut, SKK Migas dan KKKS menargetkan penghematan awal sebesar Rp 1,5 Miliar dan diharapkan bertumbuh seiring peningkatan kegiatan pada proyek-proyek besar di hulu migas.

"Selain meningkatkan efisiensi, kerjasama ini akan memberikan ruang bagi KKKS untuk mengatur operasional lebih baik karena adanya pilihan pengunaan moda transportasi udara dengan biaya yang lebih kompetitif,” tambah Sulistya.

Sedangkan, Direktur Utama Citilink Juliandra sangat berharap kerja sama ini mampu memperluas segmen konsumen Citilink di sektor industri minyak dan gas bumi, mengingat area operasi SKK Migas tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan mobilitas karyawan yang bekerja di sektor ini cukup tinggi.

Beberapa rute penerbangan Citilink menjangkau wilayah kerja yang masuk di KKKS eksplorasi. Diharapkan kerjasama ini membantu efisiensi kegiatan survey dan pemboran eksplorasi menjadi lebih optimal.

Sementara itu, kerjasama dengan Sucofindo – Surveyor Indonesia dilakukan untuk melakukan verifikasi realisasi TKDN kontrak barang dan jasa yang digunakan menunjang kegiatan KKKS.

Melalui kerjasama ini Sucofindo - Surveyor Indonesia dan KKKS akan memberikan diskon minimal 5% dari standar yang dikeluarkan oleh Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO).

Tahun Ini, Pertamina Targetkan Salurkan BBM Satu Harga di 83 Titik

Atas diskon yang akan diberikan, potensi penghematan yang diperoleh hulu migas selama masa kontrak sekitar Rp 7,2 Miliar. Berdasarkan data tahun 2019, pengeluaran seluruh KKKS untuk kewajiban verifikasi TKDN mencapai Rp 105,3 Miliar.

Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin berharap kerja sama ini juga dapat mendukung SKK Migas untuk mendapatkan database kemampuan industri penunjang hulu migas, pelaksanaan pre-assesment TKDN proyek, dan estimasi perhitungan nilai TKDN terhadap proyek usaha hulu migas.

"Sucofindo sebagai Badan Usaha Milik Negara yang memiliki kompetensi dalam melakukan Verifikasi TKDN di Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi siap mendukung kegiatan SKK Migas," kata Bachder.


0 Komentar