Gerhana Matahari Cincin Sudah Diprediksi Ahli Ilmu Falak Tengku Akhmad Sejak 1861
Gerhana matahari cincin di Indonesia. (Foto: Lapan)

TANJUNGPINANG, HALUAN.CO -Terjadinya gerhana matahari cincin atau GMC di Tanjungpinang yang terjadi Kamis (26/12/2019) sudah diprediksi oleh Tengku Akhmad, seorang ahli falak.

Apa yang diprediksi Tengku Akhmad itu secara faktual terdokumentasikan dalam sebuah buku Ilmu Falak Pulau Penyengat yang ditulisnya pada tahun 1861.


Wali Kota Tanjungpinang Syahrul mengungkapkan, dalam buku tersebut dituliskan bahwa peristiwa GMC bisa dilihat di Tanjungpinang dan merupakan pengulangan sejarah.

“Sebelumnya sudah pernah terjadi ratusan tahun silam di sini dan yang terjadi sekarang sudah tercatat,” kata Syahrul.

Sementara itu Ketua Tim Peneliti Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Evan Iriawan Akbar, mengungkapkan Gerhana Matahari Cincin (GMC) di Kota Tanjungpinang menjadi tempat terbaik di antara 6 wilayah dan 25 kota di Indonesia.

“GMC Tanjung Pinang lebih lama dan sempurna dibandingkan Singkawang,” kata Akbar, Kamis (26/12/2019).

BACA JUGA: Fenomena Gerhana Membuktikan Perhitungan Hisab Sudah Benar

Kondisi bulan sedang berada fokus di atas langit Tanjungpinang, sehingga bayangan gerhana matahari cincin tampak jelas.

Menurut Evan jalur GMC dimulai dari India, Aceh, Padang, Batam, Tanjung Pinang, Kalimantan Utara, Tanjungpelor kemudian Samudra Pasifik.

Untuk menyaksikan gerhana matahari cincin itu dipusatkan di kawasan Laman Boenda, Gedung Gonggong dengan bertajukan "Festival GMC".

Masyarakat berkumpul di area pengamatan langsung dengan menggunakan kacamata yang disiapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang.

Di lokasi itu juga, Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar Sholat Sunnah Gerhana yang diimami Walikota Tanjungpinang Syahrul yang diikuti masyarakat yang hadir.