Gile, Indonesia Bebas Corona Negara Asing Malah 'Usil'

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Produksi masker berstandar tinggi terus digenjot di China (Foto: Xinhua)

-

AA

+

Gile, Indonesia Bebas Corona Negara Asing Malah 'Usil'

Nasional | Jakarta

Selasa, 11 Februari 2020 08:53 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Koran berpengaruh di Australia The Sydney Morning Herald, Jumat (7/2/2020), menuding Indonesia bebas dari virus corona sampai saat ini dikarenakan negara yang berpenduduk lebih dari 270 juta ini tidak memiliki alat pendeteksi.

Pernyataan yang langsung mendapat respons Kementerian Kesehatan dan Eijkman Institute itu sepertinya melecehkan kemampuan Indonesia. Apalagi di negara ASEAN Indonesia sejauh ini paling bersih dari virus corona dibandingkan negara jiran lainnya seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam dan Singapura yang bahkan sudah oranye.

Sementara hubungan langsung sejumlah kota dengan Kota Wuhan, kota yang pertama kali terpapar corona, sangat intens. Indonesia pun memiliki penerbangan langsung ke Wuhan lewat maskapai Lion Group dan Sriwijaya Air.

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Terpapar Corono Lebih dari 130 Orang

Pertahanan Indonesia yang sampai saat ini masih kuat dari serangan virus corona juga disangsikan lembaga bergengsi Harvard. Hasil penelitiannya menyebutkan, kemungkinan Indonesia masih bisa bertahan dari virus corona karena sistem pendeteksian di Indonesia tentang virus corona lemah.

Seperti disitat dari DW Indonesia, angka kematian akibat virus corona jenis baru (2019-nCov) di China hingga Senin (10/2/2020) telah melampaui 900 orang. Sementara jumlah pasien terinfeksi 2019-nCov secara global telah melebihi 40.000 kasus.

Sementara itu Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Institute, Amin Soebandrio membantah tuduhan media Australia dan hasil penelitian Harvard.

"Kita sudah punya sistem yang direkomendasikan oleh WHO yang one step saja dengan primer yang spefisik untuk virus corona Wuhan,” kata Amin.

Dua alat pendeteksi itu masing-masing Polymerase Chain Reaction atau PCR dan sequencing. Dikatakan Amin, PCR digunakan untuk melihat apakah keluarga dari virus corona terdapat dalam tubuh pasien. Sedangkan sequencing digunakan dalam menentukan jenis virus corona, apakah misalnya SARS, MERS atau virus corona jenis baru dari Wuhan.


0 Komentar