Gubernur Ganjar Pranowo Akui Pernah Nonton Film Porno, Serius?
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Screenshot dari akun YouTube Deddy Corbuzie)

JAKARTA, HALUAN.CO - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku pernah nonton film dewasa atau porno. Ganjar mempertanyakan, apa yang salah ketika dirinya menonton film porno.

Hal ini disampaikan Ganjar ketika diwawancara Deddy Corbuzier dalam akun YouTube nya yang diposting pada Rabu (3/12/2019). Video itu diberi judul "GANJAR PRANOWO NONTON VIDEO PORNO TANPA MARAH MARAH".

Dalam video berdurasi lebih dari 53 menit itu, Deddy memulai sesi wawancara dengan membahas kegiatan Ganjar sebagai gubernur hingga aktivitas di media sosial (medsos) nya.

Ganjar mengklaim, selama menggunakan medsos, dirinya tidak pernah memblokir netizen, kendati sering di-bully. Dia menyebut hanya memblokir akun yang menautkan situs porno.

"Saya pernah enggak sengaja mencet terus kemudian enggak sengaja ngirim. 'Pak Ganjar, ini kok Pak Ganjar nonton film porno?' Eh kalau saya nonton film porno itu salah saya di mana?" tegas Ganjar.

Lontaran Ganjar itu sontak membuat Deddy ketawa. Kemudian, Ganjar pun menjelaskan jika dirinya pria dewasa yang telah menikah. Politikus PDIP itu merasa wajar mengakses konten porno. Yang dilarang, kata Ganjar, ialah menyebarkan konten porno.

"Salah saya di mana kalau saya ikut nonton gambar porno? Film porno? Wong saya suka kok. Saya sudah dewasa, punya istri. Yang nggak boleh saya kirim-kirim itu, karena yang kirim itu di UU ITE, nggak boleh menyebar," tuturnya.

"Saya manusia dewasa, saya orang sehat ko, kecuali saya gak sehat. Kadang-kadang sebagai orang dewasa kan perlu. Salahnya di mana?" sambung Ganjar disambut tawa terbahak-bahak Deddy.

Deddy kemudian mengingatkan Ganjar kalau pengakuannya itu bisa jadi tak diterima sebagian publik.

"Ini pasti saya pasti dibully 'oh ternyata Pak Ganjar kotor'. Enggak. Kecuali saya tiap hari ngomong tentang pornografi, sebarin ke mana-mana," katanya.

"Coba bayangin, orang kita ngerti psikologi perkembangan kok, kan kita ngerti kita belajar juga gitu lho, manusia itu ada kebutuhan-kebutuhan. Kalau namanya salah, orang lihat salah pencet. Ya salah, saya minta maaf. Tapi kalau saya tiap hari nonton itu, ya ini gubernur porno. Tapi kan kita tidak," tandasnya.