Gunung Merapi Keluarkan Guguran Awan Panas Malam Ini
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas pada 9 November 2019. (FOTO: Dok. BPPTKG)

YOGYAKARTA, HALUAN.CO - Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran malam ini, Sabtu (4/1/2020). Guguran awan panas itu diperkirakan memiliki jarak luncur mencapai satu kilometer.

Melalui akun Twitter resminya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan bahwa luncuran awan panas Merapi terjadi pada pukul 20.36 WIB.

Guguran awan panas itu tercatat di seismogram dengan amplitudo 55 mm dan durasi kurang lebih 105 detik.

"Awan panas tidak terpantau secara visual karena cuaca berkabut," tulis BPPTKG.

BPPTKG melaporkan, awan panas guguran Merapi itu juga menimbulkan hujan abu tipis di sekitar Cepogo, Boyolali.

"Masyarakat diimbau mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik," kata BPPTKG.

Status Gunung Merapi sendiri hingga saat ini masih pada Level II atau Waspada. Untuk sementara, kegiatan pendakian tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

Korban Meninggal Sudah 53 Orang, Kepala BNPB Serahkan Bantuan DSP

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG.