Habib Novel: Gibran Berhak Maju Pilwakot, Kami Punya Hak Tak Memilih
Ketua Media Center PA 212 Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, HALUAN.CO - Majunya putra sulung Presiden Joko Jokowi, Gibran Rakabuming Raka pada Pilwakot Solo 2020 dianggap sebagai 'aji mumpung'. Selain itu, ada juga anggapan majunya Gibran, merupakan upaya membangun dinasti politik

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni 212 Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin mengatakan, setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk maju dalam kontestasi politik, termasuk Gibran.

"Setiap warga negara Indonesia punya hak untuk memilih dan dipilih, siapapun dia tak terkecuali Gibran yang mencoba peruntungannya," ujar Novel di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Namun, menurut Novel, semua warga negara juga punya hak untuk tidak memilih Gibran. Alasannya, Gibran masih belum layak dan minim prestasi.

"Kami juga punya hak untuk tidak memilih Gibran. Karena, buat kami (Gibran) sangat minim prestasi dan pengalaman," sindir Novel.

Selain minim prestasi, Novel menilai, pemimpin yang dibutuhkan saat ini adalah mereka yang mau berkorban untuk negara dan rakyatnya, serta memiliki semangat bela agama.

"Negara ini perlu pemimpin yang mau berkorban untuk negara dan rakyatnya, yang menjunjung tinggi nilai agama sebagai warisan para pejuang kemerdekan," terangnya.

"(Pemimpin) Yang dengan semangat bela agama dan negara, para ulama dan umat Islam, melawan penjajahan terhadap asing, yang sudah pasti hasil kemerdekaan ini bukan diserahkan kepada asing dan aseng," tukas Novel.