Hari Ini, Pengusaha Ciputra Akan Dimakamkan di Jonggol
Pengusaha Ciputra. (FOTO: Istimewa)

JAKARTA, HALUAN.CO - Jenazah pengusaha yang terkenal sebagai begawan properti, Ciputra, akan dimakamkan hari ini, Kamis (5/12/2019). Ia akan dimakamkan di makam keluarga di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

"Prosesi pemakaman Alm. Bapak Dr. (HC) Ir. Ciputra akan diselenggarakan pada Kamis, 5 Desember 2019 pukul 09.00-12.00 WIB," kata pihak Manajemen Grup Ciputra dikutip dari detikcom, Kamis (5/12/2019).

Pemberangkatan jenazah dari rumah duka menuju pemakaman keluarga di Jonggol direncanakan sekitar pukul 07.00 WIB. Sebelumnya jenazah disemayamkan di Ciputra Artpreneur, Jakarta. 

Sebelumnya, Ciputra yang juga merupakan Chairman dan Founder Ciputra Group itu meninggal Singapura pada 27 November 2019 lalu. 

Ciputra adalah seorang insinyur yang merupakan pengusaha properti paling terkemuka di Indonesia. Ia lahir di Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931.

Ciputra dikenal sebagai pengusaha properti yang sukses, antara lain pada Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group. Selain itu ia juga dikenal sebagai seorang filantropis, dan berkiprah di bidang pendidikan dengan mengembangkan sekolah dan Universitas Ciputra.

Pada 2011, Forbes merilis daftar orang terkaya di Indonesia, dan Ciputra menduduki peringkat ke-27 dengan total kekayaan US$ 950 juta. 

Dikutip dari berbagai sumber, Ciputra mengawali kariernya di Jaya Group, perusahaan daerah milik Pemda DKI. Ia bekerja di Jaya Group sebagai direksi sampai usia 65 tahun, dan setelah itu sebagai penasihat.

Di perusahaan itu, Ciputra diberi kebebasan untuk berinovasi, termasuk di antaranya dalam pembangunan proyek Ancol.

Kemudian bersama dengan Sudono Salim (Liem Soe Liong), Sudwikatmono, Budi Brasali dan Ibrahim Risjad, Ciputra mendirikan Metropolitan Group, yang membangun perumahan mewah Pondok Indah dan Kota Mandiri Bumi Serpong Damai.

Pada masa itu, Ciputra duduk sebagai direktur utama di Jaya Group dan di Metropolitan Group sebagai presiden komisaris. Akhirnya, Ciputra mendirikan grup perusahaan keluarga, Ciputra Group.

Pada 1997, krisis ekonomi juga turut mempengaruhi tiga group yang dipimpin Ciputra, yakni Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group.

Selain itu, Bank Ciputra yang didirikannya ditutup oleh pemerintah karena dianggap tidak layak, dan Asuransi Jiwa Ciputra Allstate yang baru dirintis menjelang krisis pun ikut ditutup.

Dengan adanya kebijakan moneter dari pemerintah dan diskon bunga dari beberapa bank, ia mendapat kesempatan untuk merestrukturisasi utang-utangnya. Akhirnya, ketiga group tersebut dapat bangkit kembali dan kini Group Ciputra telah mampu melakukan ekspansi usaha di dalam dan ke luar negeri.