Hasil Tes Cepat, 300 Siswa Sekolah Polisi Positif Terjangkit Covid-19

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi siswa Setukpa Lemdikpol. (FOTO: Istimewa)

-

AA

+

Hasil Tes Cepat, 300 Siswa Sekolah Polisi Positif Terjangkit Covid-19

Health | Jakarta

Rabu, 01 April 2020 14:57 WIB


SUKABUMI, HALUAN.CO - Sebanyak 300 siswa Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan Polri (Setukpa Lemdikpol) dilaporkan positif terjangkit virus corona atau Covid-19. 

Kepastian 300 siswa polisi itu terjangkit Covid-19 setelah dilakukan rapid test atau tes cepat virus corona terhadap1.550 siswa Setukpa Lemdikpol tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan, 300 siswa yang positif terjangkit Covid-19 itu saat ini sudah diisolasi.

"Sudah dilakukan isolasi khusus di Setukpa Lemdikpol Sukabumi," katanya di Sukabumi, Rabu (1/4/2020).

Argo menuturkan, awalnya ada salah seorang siswa SIP yang mengeluh sakit demam berdarah dengue (DBD) dan delapan orang lainnya mengalami demam tinggi.

Karena itu, pihak sekolah kemudian menggelar rapid test Covid-19 secara massal kepada 1.550 siswa SIP tersebut.

Argo mengatakan, para siswa yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan tes cepat tersebut harus menjalani isolasi. Sementara siswa yang dinyatakan negatif, dipulangkan ke daerah asalnya atau cuti.

"Mereka yang dinyatakan positif Covid-19 tidak diizinkan pulang dan harus menjalani isolasi selama 14 hari," ujarnya.

Argo memastikan, 300 siswa yang dinyatakan positif Covid-19 itu kondisinya saat ini dalam keadaan baik.

"Saat ini 300 siswa yang dinyatakan positif usai rapid test tersebut ada di Setukpa, kemudian 1.250 siswa lainnya itu cuti. Dari 300 ini sudah dilakukan langkah oleh Setukpa, Pusdokes Polri, SDM Polri, dan Kasetukpa," ujarnya.

Diteken Jokowi untuk Hadapi Covid-19, Bagaimana Mekanisme dan Syarat keluarkan Perppu?

Sementara, Kapusdokkes Polri, Brigjen Pol Musyafak, menjelaskan, hasil rapid test tidak menjamin positif Covid-19. Untuk menentukan 300 siswa itu benar-benar positif atau negatif Covid-19, menurutnya, harus melalui uji pemeriksaan swab.

Pihaknya, kata dia, kembali akan melakukan pemeriksaan kepada 300 siswa tersebut setelah masa isolasi 14 hari ke depan.

"Nanti pada hari terakhir kami akan lakukan pemeriksaan swab kepada 300 siswa ini untuk mengetahui apakah mereka benar positif Covid-19," katanya.


0 Komentar