Hasil Tes PCR COVID-19 di BPOM Gorontalo Bisa Diketahui dalam 24 Jam

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi COVID-19. (FOTO: i-Stock)

-

AA

+

Hasil Tes PCR COVID-19 di BPOM Gorontalo Bisa Diketahui dalam 24 Jam

Regional | Jakarta

Sabtu, 25 April 2020 19:07 WIB


GORONTALO, HALUAN.CO - Laboratorium Balai POM Gorontalo berhasil melakukan pengujian spesimen swab virus corona atau COVID-19. Adapun hasilnya, bisa diketahui dalam waktu hanya 24 jam. 

Mengapa ini penting:

• Tes swab PCR untuk pasien COVID-19 adalah yang paling akurat selama ini. Disebut-sebut, tingkat keakuratan tes tersebut mencapai 90 persen.

• Keberadaan laboratorium BPOM Gorontalo sangat membantu pemerintah setempat dalam melakukan tes kepada masyarakat sebagi upaya mencegah penyebaran COVID-19 di daerah tersebut.

• Selama ini, pemeriksaan tes PCR membutuhkan waktu yang lama untuk mengetahui hasilnya, termasuk di Litbangkes Kemenkes RI.

Konteks: Sebelum pengujian swab dilakukan di BPOM, Pemerintah Provinsi Gorontalo mengirim spesimen COVID-19 ke Litbangkes Makassar. Kini dengan keberadaan laboratorium BPOM itu, spesimen tak perlu lagi dikirim ke Litbangkes Makassar.

"Kami menggunakan prosedur yang sama dengan Litbangkes, untuk validitas hasil kami jamin," kata Kepala BPOM Gorontalo, Yudi Noviand, di Gorontalo, Sabtu (25/4/2020).

Kapan mulai dilakukan:

• BPOM Gorontalo pertama melakukan pemeriksaan swab 23 April 2020, dengan menerima 31 spesimen yang direkomendasikan Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Gorontalo. Dari tes itu, dua orang dinyatakan positif.

• Kemudian pada hari kedua, spesimen yang diterima sebanyak 12 dan akan segera dikerjakan oleh para tenaga penguji.

Tenaga penguji diharapkan bertambah:

• BPOM berharap tenaga penguji PCR di Gorontalo akan bertambah, mengingat saat ini hanya mengandalkan satu orang ahli dan tiga tenaga pendukung.

• Seiring dengan bertambahnya kasus, maka makin banyak juga sampel yang diuji. Untuk itu, perlu ada tenaga tambahan.

• Seluruh pihak diharapkan juga dapat bekerja sama dengan baik, dalam menekan penyebaran virus tersebut.

"Alat uji yang kami gunakan sekarang tidak terlalu sering kami pakai, tetapi sekarang beroperasi 24 jam. Jadi bisa dibayangkan betapa tinggi jam terbang, sehingga perlu waktu istirahat baik untuk penguji maupun alatnya," ujar Yudi.

Kerja sama dengan Pemprov:

• Laboratorium pemeriksaan PCR merupakan kerja sama Balai POM Gorontalo dengan pemerintah Provinsi Gorontalo untuk percepatan penanganan COVID-19.

• Kerja sama uji swab mandiri yang ditandatangani Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Kepala Badan POM Penny K. Lukito itu, merupakan yang pertama kalinya di Indonesia.

• Dengan kerja sama tersebut, Gorontalo tidak lagi mengirimkan spesimen swab ke Litbangkes Makassar.

Soal Kasus Ravio, Mahfud: Jaga Ponsel dari Peretasan!

Jumlah kasus di Gorontalo:

• Jumlah pasien positif COVID-19 di Gorontalo sendiri terus bertambah sejak munculnya kasus pertama pada 9 April 2020 lalu.

• Jumlah total kasus positif COVID-19 di Gorontalo adalah 14 orang setelah bertambah dua pasien baru hari ini, Sabtu (25/4/2020).


0 Komentar