Heboh, Pegawai SPBU Antusias Berfoto dengan Ahok
Indonesia menerapkan B30 mulai Januari 2020 (Ilustrasi: ESDM)

JAKARTA, HALUAN.CO - Lewat akun twitter pribadinya, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menghadiri Program Mandatori B30 (campuran biodiesel 30 persen dan 70 persen BBM jenis solar), bertempat di SPBU Pertamina MT Haryono 31.128.02 Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (23/12/2019).

Dari foto yang diunggah, terlihat Ahok dikerumuni pegawai SPBU di tempat pengisian BBM. Para pegawai pun tidak ketinggalan ingin mengabadikan momen tersebut. Ahok juga terlihat mengambil foto selfi dengan ratusan pegawai SPBU.

"Bersama petugas SPBU yang selalu melayani masyarakat dengan hati," kata Ahok.

Ahok menyakini dengan menjalin komunikasi bersama pegawai SPBU program pemerintah terkiat implementasi B30 dapat berjalan sesuai yang diharapkan.

"Bersama mereka lah saya yakin program pemerintah implementasi B30 bisa sukses," ujar Ahok.

Sementara foto yang lainnya, terlihat Ahok yang menggunakan busana putih sedang bencengkrama dengan Presiden RI, Jokowi yang dibalut dengan baju kaos berwarna merah. Di belakang Jokowi tampak pula Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, tengah tertawa riang.

Indonesia Terapkan B30

Dilansir dari laman resmi Kementerian ESDM, Presiden Jokowi melaunching Program Mandatori B30. Program Mandatori B30 ini akan diimplementasikan secara serentak di seluruh Indonesia mulai 1 Januari 2020. Indonesia pun tercatat sebagai negara pertama yang mengimplementasikan B30 di dunia.

Presiden mengungkapkan, keberhasilan implementasi B20 yang diterapkan sebelumnya mendorong Pemerintah untuk meningkatkan penggunaan Bahan Bakar Nabati (BBN) biodiesel sebagai campuran BBM guna mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia.

"Kita berusaha untuk mencari sumber-sumber energi terbarukan. Kita harus melepaskan diri dari ketergantungan kepada energi fosil yang suatu saat pasti akan habis. Pengembangan EBT juga membuktikan komitmen kita untuk menjaga bumi, menjaga energi bersih dengan menurunkan emisi gas karbon dan menjaga kualitas lingkungan," ungkap Jokowi.

Presiden menyebut, mandatori B30 juga akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.

"Kita tahu ketergantungan kita kepada impor BBM termasuk di dalamnya solar, ini cukup tinggi. Sementara di sisi lain kita juga negara penghasil sawit terbesar di dunia, dengan potensi sawit yang besar kita punya banyak sumber bahan bakar nabati sebagai pengganti bahan bakar solar. Potensi itu harus kita manfaatkan untuk mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional," tegas Presiden.

Selanjutnya, penerapan B30 ini akan berdampak pada meningkatnya permintaan domestik akan CPO (Crude Palm Oil), juga menimbulkan multiplier effect bagi sekitar 16,5 juta petani kelapa sawit di Indonesia.

"Ini artinya progam B30 akan berdampak pada para pekebun kecil maupun menengah, petani rakyat yang selama ini memproduksi sawit serta para pekerja yang bekerja di pabrik-pabrik kelapa sawit," tandas Presiden.

Biodiesel merupakan BBN untuk mesin diesel berupa ester metil asam lemak (fatty acid methyl ester/FAME) yang terbuat dari minyak nabati atau lemak hewani melalui proses esterifikasi/transesterifikasi. Untuk saat ini, bahan baku biodiesel yang digunakan di Indonesia sebagian besar berasal dari minyak sawit (CPO).

Selain dari CPO, tanaman lain yang berpotensi untuk bahan baku biodiesel antara lain tanaman jarak, jarak pagar, kemiri sunan, kemiri cina, nyamplung dan lain-lain.

Program mandatori biodiesel ini mulai diimplementasikan pada tahun 2008 dengan kadar campuran biodiesel sebesar 2,5 persen. Secara bertahap kadar biodiesel meningkat hingga 7,5 persen pada tahun 2010. Pada periode 2011 hingga 2015 persentase biodiesel ditingkatkan dari 10 persen menjadi 15 persen. Selanjutnya pada tanggal 1 Januari 2016, B20 mulai diimplementasikan untuk seluruh sektor terkait.


Penulis: Milna Miana