Hendri Septa, Wakil Walikota Rasa Drummer
Wakil Walikota Padang Hendri Septa (Foto: Pos Metro)

Tetaplah lebih bermakna untuk mengabdi di negeri sendiri, betapapun berat tantangannya.

NIAT awal menjadi pengusaha, Hendri Septa, B.Bus. (Acc), MIB malah ‘berbelok’ ke dunia politik mengikuti jejak sang ayah, H.M.Asli Chaidir.

Ayahnya, Asli Chaidir adalah politisi senior sekaligus pengusaha bidang konstruksi yang disegani di Sumatera Barat.

Asli Chaidir dikenal sebagai anggota DPRD Sumatera Barat periode 2004-2009, Wakil Ketua DPRD Sumbar periode 2009–2014 serta anggota DPR RI periode 2014–2019 dan periode 2019-2024.

Sementara, Hendri Septa pada awalnya dipersiapkan untuk mengembangkan bisnis orang tuanya. Karena itu, ia belajar ilmu bisnis hingga ke Australia.

Justru, adiknyalah yang kuliah di jurusan ilmu politik. Tapi, setelah Hendri Septa menyelesaikan pendidikannya selama sembilan tahun di Australia hingga menyelesaikan S2 di Universitas Deakin, ia menyanggupi panggilan sang ayah untuk mengikuti jejaknya di politik dengan bergabung ke Partai Amanat Nasional (PAN).

Sebaliknya, sang adik yang memiliki latar belakang pendidikan politik justru hanya mau mengurus bisnis dan tidak mau menjadi politisi.

Pesan ayahnya yang membuat ia pulang dari Australia sementara Hendri sendiri masih betah menetap di sana adalah, “Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri kita. Tetaplah lebih bermakna untuk mengabdi di negeri sendiri, betapapun berat tantangannya."

Namun, satu hal yang ia sadari bahwa meski bisnis dan politik adalah dua hal berbeda, tapi dengan dasar ekonomi yang kuat akan lebih menyiapkan seseorang dalam dunia politik.

Apalagi, kalau terlintas dalam pikiran, dengan politik mencari peluang bisnis. Maka, itu bakal menjadi hal buruk bagi rakyat.

Tetaplah lebih bermakna untuk mengabdi di negeri sendiri, betapapun berat tantangannya -Hendri Septa

Nasib baik dan rekam jejak positif sang ayah, membuat Hendri Septa cepat dikenal dalam jagat politik di Sumbar.

Melalui Partai Amanat Nasional (PAN), partai yang sama dengan Asli Chaidir bernaung, Hendri berhasil lolos sebagai anggota DPRD Kota Padang pada Pemilu 2009.

Pada Pemilu 2014, Hendri mencoba ‘naik level’ dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, tapi sayang perolehan suaranya tak cukup untuk mengantarnya duduk ke gedung wakil rakyat.

Meskipun begitu, karier politik Hendri tetap berlanjut. Ia lantas dipercaya sebagai Ketua DPD PAN Kota Padang. Hendri memanfaatkan waktunya dengan bertemu banyak orang, konsolidasi dengan para kader serta bertemu masyarakat dan menyerap informasi dan aspirasi dari mereka.

Intensitas waktu bertemu dengan masyarakat yang maksimal itu menjadi modal baginya untuk bertarung di Pilkada Kota Padang tahun 2018.

Ketika akhirnya memenangkan pilkada 2018 sebagai wakil walikota Padang mendampingi walikota petahana Mahyeldi Ansharullah, Hendri Septa membuktikan diri sebagai sosok yang diperhitungkan: muda, cerdas, berpengalaman dan tetap low profile.

Ia bersama Mahyeldi memenangkan Pilkada dan mengungguli rivalnya Emzalmi – Desri Ayunda, dengan perolehan suara 62,5 persen.

Menjalani aktifitasnya sebagai Wakil Walikota Padang periode 2019-2024 saat ini, Hendri Septa rajin menghadiri kegiatan kemasyarakatan serta memberi motivasi bagi generasi muda untuk memanfaatkan kegiatan secara positif.

Alumnus SMA Negeri 2 Padang itu juga seringkali memposting kedekatannya dengan kedua anaknya beserta sang istri, Genny Putrinda, putri dari politisi senior dan senator Sumbar, Leonardy Harmainy.

Hendri kerap pula membagikan foto dan video kemampuannya dalam menabuh drum. Ia ternyata pernah menjadi drummer terbaik dalam Festival Rock Band Sumbar - Riau bersama Equator Band pada tahun 1995.

Baginya, main drum bisa menyegarkan otot dan jiwa sembari mengajak anak-anak muda hari ini untuk tetap semangat mengekspresikan diri dengan karya dan potensi diri. (Melda Riani)