Hujan Lebat Masih Nyangkul di Sawah, Warga Subang Ini Tewas Disambar Petir

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi petir. (Foto: Hetanews)

SUBANG, HALUAN.CO - Saat hujan deras dengan angin kencang, bukan hanya longsor dan banjir yang perlu diwaspadai, tapi juga sambaran petir.

Dan nasib itulah dialami dua warga Subang, yang meninggal dunia di sambar petir, Kamis (09/01/2020).

Identitas kedua korbang itu, yang pertama bernama Carmun (50) warga Kampung Babakan Jati RT 20/05 Dusun Bondan, Desa Sidamulya, Kecamatan Cipunagara, Subang.

Korban meninggal disambar petir saat di sawahnya. Kepala Desa Sidamulya, Warto membenarkan kalau korban tersambar petir saat mencangkul sawah miliknya.

"Saat itu korban mencangkul sawahnya saat sebelum turun hujan dan kemungkinan kilat menyambarnya," kata Warto.

Bahkan, Warto mendapat laporan dari stafnya langsung menuju lokasi, ternyata di sana sudah banyak rekannya yang sama-sama menggarap sawah.

"Korban ditemukan sudah terkapar oleh sesama petani yang kebetulan tak jauh berada dilokasi kejadian," ungkapnya.

Bekas Lokalisasi di Sememi Masih Buka Praktik Esek-esek

Sedangkan di wilayah hukum Polsek Kalijati menimpa seorang ibu rumahtangga bernama Acah Cahyani (42) warga kampung Cihuni, Desa Jambelaer, Kecamatan Dawuan. Korban meninggal setelah tersambar saat berteduh.

Kapolsek Kalijati, AKP Prabowo membenarkan kejadian ini dan setelah ditemukan warga langsung dievakuasi.

Jasad korban langsung dibawa rumah duka bersama warga untuk kemudian dipulasara dan dimakamkan di pemakaman umum.

Mutiara yang Cantik Itu Tewas di Tangan Suami Sendiri

0 Komentar