Ibu Bersama Dua Anaknya Meninggal Ditabrak Bus
Kecelakaan lalulintas di Jalan Lintas Sumatera KM 143-144 Medan–Kisaran Senin (6/1) malam. Tiga orang meninggal. (Foto: Ist)

BATUBARA, HALUAN.CO - Seorang ibu muda bersama dua anaknya meninggal dunia ditabrak bus di Jalan Lintas Sumatera KM 143-144 Medan–Kisaran Senin (6/1) malam.

Mereka adalah Novianti (30), warga Desa Benteng, Kec. Sei Balai, Batubara, Sumatera Utara. Sedangkan kedua anaknya Vanessa Adelia (10) dan Alfiansyah (3).

Menurut informasi di lokasi kejadian itu, Novianti yang mengendaraan sepeda motor Honda Beat dengan membonceng kedua anaknya melaju dari arah Medan menuju arah Kisaran.


Tiba di lokasi kejadian, Novianti hendak mendahului mobil yang berada di depannya. Saat bersamaan, dari arah yang sama, tepat dibelakang sepeda motornya Bus PMS yang dikemudian Ambetua Manurung, warga Jalan Teratai, Siantar Barat datang dengan kecepatan tinggi juga hendak mendahului mobil di depannya.

Tabrakan tabrakan tak terhindarkan, Novita kedua anaknya langsung terkapar dihantam bus. Kedua bocah terlihat langsung tak bergerak seketika di lokasi.

Warga yang mengetahui kejadian langsung berhamburan mendatangi lokasi dan melihat Novianti masih bernafas, langsung bergegas membawa ketiga korban ke Klinik Cinta Kasih yang tidak jauh dari lokasi.

Setiba di klinik, salah seorang bocah dinyatakan sudah meninggal dunia lebih dulu, sementara satu lainnya meninggal dunia tak lama kemudian.

Menurut seorang warga Fifi, dia menyaksikan ibu dan anak itu sempat terseret setelah ditabrak bus.

“Aku nampak tadi, ibu itu terseret bus sama kretanya (sepeda motor -red). Tapi anaknya terpental jauh kayak terbang gitu,” katanya.

Kapos Lantas Sei Bejangkar Aiptu Arfan kepada wartawan membenarkan kecelakaan maut itu dengan korban Novianti bersama dua anaknya.

"Bus datang dari Siantar menuju Kisaran dengan kecepatan tinggi dan hendak memotong mobil yang berada di depan dan menabrak sepeda motor tersebut sehingga sepeda motor terseret di bawah kolong bus," kata Aiptu Arfan dilansir Waspada.

Peristiwa itu mengakibatkan arus lalu lintas saat kejadian sempat macet di lokasi kejadian. Seorang penumpang bus bahkan sempat pingsan saking ketakutan.

Saat ini, polisi masih melakukan olah TKP di lokasi. Pengemudi bus dan kedua kendaraan diamankan polisi.