Ilmuwan Klaim Telah Ciptakan Hibrida Monyet dan Babi
Ilmuwan China mengklaim telah berhasil menciptakan hibrida monyet dan babi. (Foto: ABC Australia)

JAKARTA, HALUAN.CO - Ilmuwan China mengklaim telah berhasil menciptakan hibrida monyet dan babi. Pencapaian ini merupakan bagian dari riset transplantasi organ tubuh manusia pada hewan yang kini marak dikembangkan di kalangan para ilmuwan.

Mengutip Kumparan, dari 10 anak babi yang lahir, dua di antaranya adalah hibrida monyet-babi. Tak lebih dari sepekan pasca-dilahirkan, kedua makhluk hibrida ini kemudian mati. Di organ jantung, hati, limpa, paru-paru dan kulit mereka, ditemukan terdapat DNA monyet.

Hibrida monyet-babi di China dibiakkan dari 4.000 lebih embrio yang diimplantasikan ke dalam induk babi menggunakan metode IVF (in vitro fertilization) atau bayi tabung.

Tim ilmuwan dari State Key Laboratory of Stem Cell and Reproductive Biology di Beijing mengungkapkan bahwa sel monyet yang telah dimodifikasi secara genetik nantinya bertujuan untuk menghasilkan protein fluoresen. Protein inilah yang memungkinkan para ilmuwan dapat melacak sel dan keturunannya.

Sel-sel yang telah dimodifikasi tadi selanjutnya disuntikkan ke dalam embrio babi lima hari setelah pembuahan.

Hewan hibrida monyet-babi yang diciptakan ilmuwan China hanya memiliki sebagian kecil dari DNA monyet. Itulah mengapa setelah keberhasilan ini, mereka kembali berambisi melakukan percobaan serupa. Namun kali ini, dengan menciptakan hewan dengan konsentrasi DNA monyet yang lebih tinggi sehingga pada akhirnya mereka bisa reproduksi hewan dengan organ yang hanya mengandung DNA monyet.

Sebelumnya, pada tahun 2010, ilmuwan dari Universitas Stanford di California, Amerika Serikat, juga berhasil menciptakan pankreas tikus di tubuh tikus lain. Tujuh tahun berselang, tepatnya pada 2017, ilmuwan asal Slak Institute di California mengklaim berhasil menciptakan hibrida babi-manusia dengan satu dari 100 ribu sel manusia. Embrio tersebut kemudian hancur dalam waktu satu bulan.

Penulis: Sutrisno Z