Imbas Covid-19, Perusahaan Kecil di Bekasi Terancam Bangkrut

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi Pasar Tanah Abang, Jakarta, yang sepi imbas Covid-19. (FOTO: Haluan.co/Fajar AM)

CIKARANG, HALUAN.CO - Dampak pandemi virus corona baru atau Covid-19 mulai dirasakan oleh para pelaku usaha di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi, Sutomo, mengatakan sejumlah perusahaan dengan kategori menengah ke bawah atau kecil di kabupaten itu mulai terancam gulung tikar atau bangkrut karena terkena dampak dari Covid-19.

Mengapa ini penting: Pandemi Covid-19 menyebabkan kelangkaan bahan baku yang biasa diimpor dari Cina. Hal itu membuat sejumlah perusahaan tidak bisa memproduksi barang sehingga terancam bangkrut. Dampaknya, banyak tenaga kerja yang akan dirumahkan akibat dari perusahaan yang bangkrut jika kondisi saat ini berkelanjutan hingga batas waktu yang tidak menentu. Diperkirakan 50 persen pekerja diberhentikan dari jumlah karyawan sebanyak 2 juta orang pekerja.

"Bisa sebulan atau bahkan tidak sampai. Hampir 50 hingga 60 persen perusahaan menengah ke bawah akan gulung tikar dengan kondisi seperti ini," kata Sutomo di Cikarang, Rabu (8/4/2020).

Konteks:

  • Perusahaan menengah ke bawah tidak memiliki modal finansial yang kuat untuk bertahan dalam kondisi krisis imbas Covid-19. Perusahaan kelas ini memiliki istilah hari ini ada bisnis, hari ini ada uang, tergantung kemampuan finansial perusahaan untuk terus menjalankan roda bisnis yang dimiliki.
  • Akibat pandemi Covid-19 ini, dari enam ribu lebih perusahaan di Kabupaten Bekasi, hampir setengahnya sudah menurunkan hingga 40 persen produksinya.

Apa yang harus dilakukan: Harus ada kebijakan pemerintah yang memiliki keberpihakan terhadap perusahaan menengah ke bawah agar mereka mendapat kepastian bisnis.

Bagaimana perusahaan kelas atas: Perusahaan kategori menengah ke atas diyakini masih sanggup bertahan hingga beberapa bulan ke depan mengingat besarnya kekuatan modal yang dimiliki. Dengan kekuatan modal itu, perusahaan tersebut tidak terlalu terdampak oleh Covid-19.

Haluan Media Group Tebar Kabaikan Lewat #PutarHaluanCovid19

Yang dilakukan pengusaha: Saat ini para pengusaha di seluruh Indonesia mengikuti imbauan pemerintah untuk menekan Covid-19 dengan berbagai cara, mulai dari menyesuaikan pengaturan jumlah dan jam kerja, hingga meliburkan karyawan. Hal ini tentunya berpengaruh pada upah yang diterima oleh karyawan.


0 Komentar