Inggris Protes Keras Iran atas Penahanan Dubesnya
Duta Besar Inggris untuk Iran Rob Macaire. (Foto: Wikipedia)

LONDON, HALUAN.CO - Kementerian Luar Negeri Inggris memprotes keras atas penahanan Dubesnya di Taheran, Iran Rob Macaire.

"Penahanan Duta Besar kami di Teheran tanpa berdasarkan alasan atau pun penjelasan merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional," tegas Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab dilansir Antara, Minggu (12/1/2020).


Sebelumnya, Kantor Berita Tasnim yang berbasis di Teheran melaporkan bahwa utusan Inggris Rob Macaire ditahan selama beberapa jam di depan Universitas Amir lantaran menghasut massa anti-pemerintah.

Menteri Luar Negeri Dominic Raab melalui pernyataan menilai Pemerintah Iran sedang berada di persimpangan jalan.

"Iran dapat melanjutkan perjalanannya menuju status paria dengan seluruh isolasi politik dan ekonomi yang mengikutinya, atau mengambil sejumlah langkah untuk meredakan ketegangan sekaligus terlibat dalam jalur diplomatik ke depannya," kata Raab.

Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyebut pengakuan Iran menembak jatuh pesawat komersial adalah "sebuah sikap yang penting" dan potensi mengurangi ketegangan Amerika Serikat dan Iran.

Militer Iran menyatakan bahwa pihaknya 'tidak sengaja' menembak jatuh pesawat Ukraine International Airlines dengan nomor penerbangan PS752, karena salah mengira pesawat akan melakukan serangan.

Militer Iran menyebut kesalahan tersebut karena faktor manusia, demikian bunyi pernyataan resmi yang dirilis Press TV, seperti dikutip dari CNN.

Inggris pada Jumat menghimbau seluruh warga negaranya untuk tidak bepergian ke Iran karena ada informasi bahwa pesawat Ukraina, yang jatuh pada Rabu (8/1/2020), kemungkinan tertembak oleh Iran.

"Karena ada informasi bahwa Penerbangan 752 UIA tertembak jatuh oleh sebuah peluru kendali darat-ke-udara milik Iran, juga ketegangan yang meningkat, saat ini kami menganjurkan seluruh warga Inggris untuk tidak bepergian ke Iran," kata Menteri Luar Negeri Dominic Raab.

"Kami juga menganjurkan agar jangan terbang ke, dari dan di dalam Iran," katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Inggris.