Ingin Hidup Tenang? Ini Pantangannya
Hidup tenang dan menyenangkan menjadi impian semua orang (Ilustrasi: Istimewa)

JAKARTA, HALUAN.CO - Di zaman media sosial seperti sekarang ini sangat banyak warganet yang tampak bahagia dan hidup menyenangkan. Padahal sebagian dari mereka sebenarnya banyak masalah dan hanya sebuah 'drama' atau kepura-puraan. Yang penting eksis.

Nah, bagi yang telanjur pura-pura segeralah tinggalkan. Mari kita buat hidup ini lebih tenang dan menyenangkan. Tapi, eit kebahagiaan dan ketenangan itu tidaklah datang tiba-tiba melainkan harus diusahakan.

Berikut itu tips dari DW Indonesia cara meraih ketenangan. Mungkin sulit tapi bukan mustahil untuk dicoba.

Berusaha menyenangkan orang lain

Ada bedanya antara membuat orang lain senang dan melakukan segalanya untuk menyenangkan orang lain. Jika orang itu memang tidak puas dengan hidupnya, ia akan selalu menemukan hal yang bisa dijadikan alasan untuk mengeluh. Rasa percaya diri Anda akan segera membumbung tinggi, jika Anda berhenti menjadi boneka orang lain.

Membenci pekerjaan

Banyak orang yang kurang puas dengan pekerjaannya. Tapi jika setiap hari kerja menjadi beban berat, sebaiknya Anda mengambil tindakan. Coba melamar pekerjaan lain. Jika kualifikasi kurang, usahakan untuk mendapat pendidikan atau pelatihan tambahan.

Mengabaikan masalah

Mungkin semua orang menghadapi apa yang dirasakan sebagai jutaan masalah kecil setiap harinya. Tapi supaya hidup lebih tenang, putuskan seberapa banyak energi akan diinvestasikan untuk masalah-masalah itu. Mengabaikan masalah besar yang kerap didesak untuk dilupakan adalah ide buruk, karena itu akan mendera orang, atau akhirnya menyebabkan kerugian besar.

Mencari-cari alasan

Apa Anda pernah membuat kesalahan, kemudian berusaha mencari alasan untuk menutupinya? Jika Anda melakukannya dalam berbagai hal dan terhadap semua orang dalam hidup Anda, itu akan membuat lelah. Tidak mungkin mendapat kedamaian dalam hidup, jika terus menyangkal kesalahan.

Menunda-nunda

Ada banyak alasan, mengapa orang mengelak melakukan sesuatu, walaupun sudah waktunya. Tapi stres yang kemudian timbul karena menunda-nunda penyelesaian masalah, benar-benar tidak ada gunanya. Cobalah melatih diri untuk tidak menunda. Mungkin bisa diawali dengan bersikap proaktif selama sepekan. Anda akan segera melihat manfaatnya.

Pura-pura senang

Jika menghadapi tantangan, orang kerap berpura-pura senang. Ini tentu tidak sehat untuk jangka panjang. Cobalah menjawab dengan jujur, jika ada yang menanyakan bagaimana kabar Anda. Jika menghadapi masalah, katakan terus terang. Mungkin yang bertanya akan kaget. Tapi itu juga bisa membantu orang lain untuk jujur. Sikap itu akhirnya akan saling menguntungkan.