Ini Daerah yang Nekat Terapkan Lockdown!

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Warga Jakarta masih banyak beraktifitas di luar rumah seperti di Jalan Jenderal Sudirman (Foto: Haluan.co/Fajar AM)

-

AA

+

Ini Daerah yang Nekat Terapkan Lockdown!

Nasional | Jakarta

Minggu, 29 Maret 2020 23:41 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Sampai saat ini pemerintah pusat yang memiliki hak memutuskan untuk melakukan karantina wilayah (lockdown) belum juga mengeluarkan peraturan pemerintah (PP) sebagaimana yang dijanjikan Menko Polhukam Mahfud MD. Sementara korban virus corona baru (Covid-19) terus berjatuhan.

Ibu Kota Jakarta saja yang menjadi pusat penyebaran corona dan jumlah korban paling banyak sampai saat ini belum diputuskan apakah akan dikarantina atau tidak. Sampai-sampai keputusannya harus menunggu sidang terbatas kabinet, Senin (30/3/2020).

Data mutakhir yang disampaikan Gugus Tugas Penanganan Corona mencatat jumlah warga yang dinyatakan postif corona sudah mencapai 1.285 orang, meninggal 114 orang dan sembuh 64 orang.

Menyikapi keterlambatan pemerintah pusat ini, pemerintah daerah dari provinsi sampai tingkat kabupaten kota bahkan kampung mengambil inisiatif masing-masing.

1. Papua

Papua menjadi wilayah pertama yang langsung mengikrarkan diri melakukan karantina wilayah. Pemerintah setempat langsung menutup Bandara Sentani Kamis (26/3/2020) hingga 9 April mendatang.

Kebijakan itu merupakan keputusan bersama antara Forkompinda Provinsi Papua dengan bupati dan wali kota se-Papua.

"Bandara tidak beroperasi sampai 9 April, kecuali angkutan barang yang mengangkut logistik, pengangkutan pasien dalam keadaan emergency, sampel swab, itu mendapat kekhususan," ujar Kapolres Jayapura AKBP Victor Makbon seperti dikutip Kompas.com.

2. Kota Tegal

Pemerintah Kota Tegal memutuskan untuk melakukan lockdown mulai 30 Maret sampi 31 Juli 2020 mendatang. Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memutuskan untuk memberlakukan local lockdown dengan menutup akses masuk ke Tegal selama empat bulan.

"Warga harus bisa memahami kebijakan yang saya ambil. Kalau saya bisa memilih, lebih baik saya dibenci warga daripada maut menjemput mereka," kata Dedy.

3. Kota Tasikmalaya

Begitu muncul warga yang terpapar positif Covid-19, Walikota Tasikmalaya Budi Budiman langsung mengambil langkah penutupan wilayahnya atau local lockdown. Karantina wilayah akan dimulai Selasa (31/3/2020).

"Setelah terdapat lima orang positif corona di Kota Tasikmalaya, kami bersama tim gugus tugas akan memberlakukan karantina wilayah atau lockdown lokal yang akan dimulai pada hari Selasa tanggal 31 Maret 2020 besok," jelas Budi dikutip dari Kompas.com.

Pos-pos penjagaan dipasang di setiap akses masuk ke dalam kota. Pos-pos itu nantinya akan diisi oleh tim gabungan dari TNI, Polri, serta aparatur pemerintah daerah.

4. Kabupaten Ciamis

Pemerintah Kabupaten Ciamis mengumumkan lockdown selama satu bulan. Penetapan tersebut bakal diberlakukan mulai Selasa (31/3/2020) hingga satu bulan ke depan.

Penetapan lockdown tersebut diputuskan berdasarkan pertemuan yang berlangsung di Halaman Pendopo Kabupaten Ciamis pada Minggu (29/3/2020).

“Kami telah bersepakat memutuskan untuk Kabupaten Ciamis melaksanakan karantina lokal terbatas,” kata Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Alasan penetapan status lockdown terbatas tersebut ditetapkan karena dalam tiga hari terakhir, lonjakan pemudik terjadi signifikan dan pemudik tersebut ditetapkan sebagai orang dalam pengawasan (ODP) Virus Corona.

“Karena dalam 3 hari ini begitu luar biasa melonjak ODP terutama perantau mudik ke Ciamis dari zona merah tercatat dalam 3 hari 4.200 orang yang masuk zona merah ke Ciamis,” ujarnya.

Dengan pemberlakuan lockdown tersebut, seluruh warga Ciamis diimbau tetap tinggal di rumah dan menerapkan pola hidup sehat.

5. Kota Semarang

Kota Semarang kendati tidak berikrar melakukan lockdown tetapi sesungguhnya telah melakukan pembatasan akses dengan menutup sejumlah ruas jalan utama. Bila penutupan tidak efektif bisa diperluas ke jalan lainnya.

"Kita sudah bekerjasa dengan Pemerintah Kota Semarang. Untuk antisipasi penyebaran virus corona di Semarang kita akan tutup beberapa ruas jalan untuk meminimalisir keramaian," ujar Yuswanto, Minggu (29/3/2020).

6. Kota Bandung

Sama seperti halnya dengan Kota Semarang, Pemkot bandung pun sudah mempersempit ruang gerak warganya dengan menutup sejumlah jalan utama yang menjadi pusat keramaian.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan, kebijakan lockdown parsial saat ini sedang didiskusikan, jika memungkinkan akan diambil langkah menutup sejumlah ruas jalan di Kota Bandung.

“Sampai hari ini tadi rapat siang kita masih terus memberikan kesadaran masyarakat, kalau lockdown paling parsial kita diskusi pengaturan jalan-jalan di Kota Bandung ditutup sebagian,” ujar Oded.


0 Komentar