Ini Tiga Perintah Jokowi Terkait Banjir Jakarta
Presiden Joko Widodo. (FOTO: Facebook)

JAKARTA, HALUAN.CO - Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan terkait banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (1/1/2020). Menurut Jokowi, keselamatan warga harus diutamakan dalam menghadapi situasi tersebut. 

"Hujan yang deras dan berlangsung lama di awal tahun telah menimbulkan banjir di Jakarta dan sejumlah wilayah di Tanah Air. Menghadapi situasi bencana seperti ini, yang perlu diutamakan adalah keselamatan warga," kata Jokowi yang disampaikan melalui media sosialnya, Rabu (1/1/2020).

Jokowi kemudian memberikan tiga perintah kepada jajaran terkait dalam menanggulangi banjir Jakarta tersebut.

Pertama, Jokowi meminta kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah provinsi, hingga Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas untuk bergerak bersama-sama menyelamatkan warga, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Kedua, fasilitas-fasilitas umum seperti beberapa ruas jalan, jalan tol, dan obyek vital yang terdampak banjir seperti Bandara Halim Perdanakusuma agar segera dinormalisasi," ujar Jokowi.

Adapun yang ketiga, Jokowi meminta pemerintah pusat dan provinsi tetap bekerja sama dalam menanggulangi bencana banjir.

"Waduk Cimahi dan Ciawi di Jawa Barat yang sedang dibangun untuk menampung dan mengurangi debit air banjir yang mengalir ke ibu kota baru akan selesai tahun depan," ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Dari Yogyakarta, saya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati. Semoga bencana ini segera berlalu dan situasi kembali normal," sambungnya.

Tetap Waspada! Hujan Masih Akan Guyur Wilayah Jabodetabek

Seperti diketahui, sejumlah wilayah di Jakarta dan daerah penyangga ibu kota itu hari ini, Rabu (1/1/2020), dilanda banjir akibat hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut.

Adapun hasil pemutakhiran tinggi muka air di berbagai pintu air hari ini pukul 11.00 WIB, dilaporkan bahwa Bendung Katulampa berada dalam kondisi ketinggian muka air 150 sentimeter (siaga 3), Depok 375 sentimeter (siaga 1), dan Manggarai 890 sentimeter (siaga 2).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta juga menyampaikan kepada masyarakat bila membutuhkan evakuasi, bantuan dan informasi data tinggi muka air, maka dapat menghubungi nomor tunggal layanan darurat Jakarta Siaga 112.