Iran Kecam Pemindahan Laga Liga Champions Asia ke UEA
Logo The Asian Football Confederation/ AFC. (Foto: Dok. AFC)

JAKARTA, HALUAN.CO - Presiden Iran Hassan Rouhani melalui seorang juru bicaranya mengecam keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia atau The Asian Football Confederation (AFC) yang memindahkan laga Liga Champions Asia dua klub Iran ke luar negeri dengan alasan keamanan.

"Keputusan ini tidak sportif dan tidak profesional," kata juru bicara Presiden Rouhani, dilansir dari Al Jazeera, Kamis (23/1/2020).

Derita MU Berlanjut, Dibekap Burnley 0-2 di Old Trafford

Keputusan AFC memindahkan laga Liga Champions Asia tersebut terkait dengan meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.

Kata AFC, melalui akun twitternya, pemindahan itu juga lantaran sejumlah negara telah mengeluarkan peringatan perjalanan untuk kunjungan ke Iran.

Pertandingan yang semula dijadwalkan Selasa, kata AFC, akan dipindahkan menjadi Sabtu ke Uni Emirat Arab.

Sebelumnya, empat klub Iran yang berlaga di Liga Champions Asia, yakni Persepolis, Sepahan, Esteghlal, dan Shahr Khodro, kepada AFP Senin lalu juga mengancam bahwa mereka hanya mau tampil jika tetap bisa memainkan laga kandang mereka di Iran.

Menpora Iran, Masoud Soltanifar menjelaskan, langkah itu sepenuhnya bersifat politis dan tidak sportif. Karena, diambil berdasar alasan yang tidak benar, yakni kurangnya keamanan dan keselamatan rute udara ke Iran.

Performa Sang Anak Makin Menggila, Pelatih Juve Puji Ibunda Ronaldo

Langkah AFC juga telah memicu kemarahan di Iran. Seorang penggemar sepak bola muda di Teheran, Hojat Vafaee, menggambarkan keputusan itu sebagai "keputusan politik murni yang diambil di bawah tekanan beberapa negara Arab".

Dia meminta FIFA, badan pengatur sepak bola dunia, untuk campur tangan dan membela hak-hak Iran, dengan mengatakan presidennya, Gianni Infantino "ada di Teheran tahun lalu dan dia telah melihat suasana spektakuler dan aman stadion kami".