Istri Rifky Balweel Melahirkan, Operasi Sesar Sempat Tertunda Karena Dokter Terjebak Banjir
Rifky Balweel dan Biby Alraen. (Foto: Instagram)

JAKARTA, HALUAN.CO - Jika di awal tahun, kota Jakarta dan sekitarnya terendam banjir, kabar bahagia justru datang dari pasangan Rifky Balweel dan Biby Alraen. Bibi melahirkan anak pertamanya di awal tahun 2020 kemarin.

Biby tak dapat melahirkan secara normal lantaran air ketubannya yang sedikit. Alhasil, ia harus menjalani operasi sesar. Namun, persalinannya sempat tertunda lantaran sang dokter datang terlambat karena terjebak banjir.

"Kemarin agak terganggu karena direncanakannya jam 08.00 WIB, tapi dokter anastesinya terjebak banjir," kata sang manajer, Kamis 2 Januari 2020.

Proses operasi persalinan pun tertunda selama setengah jam. Beruntung, keterlambatan tersebut tidak menyebabkan masalah yang berarti bagi Biby dan bayinya.

"Jadinya mundur setengah jam," lanjutnya.


Lihat postingan ini di Instagram

Alhamdulillah telah lahir putra pertamaku dan istri ku @bibyalraen13 yang bernama , “Kazeem zhafi Balweel” dengan berat 3.1 Kg dan panjang 47Cm pada tanggal 01-01-2020 dengan prosess caesar, Alhamdulillah anak kami sehat tanpa kurang 1pun , doakan jadi anak yang sholeh ya onty uncle , anak yang berbakti kepada kedua orang tua, pintar, dan bembawa kebahagiaan dan kerukunan untuk kelurga kami , dan jadi anak yang terbaik, sesuai dengan namanya yang menjadi doa ku dan istri “kazeem” yang artinya terbaik “zhafi” yang artinya keberuntungan , kami berharap anak kami menjadi laki”terbaik untuk kedua org tuanya dan orang disekitarnya, terbaik akhlaknya Aamiin ya robbalAalamiin 🤲🏻🤲🏻😇😇 . Thx u onty cicis fotonya @skyproject.photo 😗

Sebuah kiriman dibagikan oleh Rifky Balweel (@rifkybalweel) pada


Sebelumnya, kabar kelahiran anak pertama Rifky Balweel dari Biby Alraen diketahui melalui laman Instagram Rifky. Terlihat ia mengunggah foto dirinya tengah mendekap seorang bayi. Namun, wajah bayi tak terlihat jelas. Anak yang lahir pada 1 Januari 2020 tersebut diberinya nama Kazeem Zhafi Balweel.

Penulis: Rina Atmasari