JAI Laporkan Andre Rosiade ke Bareskim Mabes Polri
Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat (Sumbar) yang juga Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade (Foto: CNN Indonesia.com)

JAKARTA, HALUAN.CO - Jaringan Aktivis Indonesia (JAI) melaporkan Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat (Sumbar) yang juga Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade ke Bareskim Mabes Polri terkait dugaan penjebakan pekerja seks komersial (PSK) di Padang, Sumbar beberapa waktu lalu. 

Andre dilaporkan ke Bareskrim dengan Pasal 55 Jo Pasal 56, Pasal 296 Jo Pasal 310 dan Pasal 27 ayat (3) UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Laporan tersebut disampaikan Ketua DPP Jaringan Aktivis Indonesia Donny Manurung, Senin (10/2/2020). Menurut Donny, PSK yang dijebak sebenarnya adalah korban.

“Kenapa ada pelacur di negeri ini? Itu karena buruknya politik di negeri kita yang mengakibatkan ekonomi kita rusak dan tidak adanya lapangan pekerjaan. Jadi PSK itu bukan karena keinginan dia tapi karena tuntutan kehidupan,” kata Donny.

Kalau seorang yang jadi PSK dilanjutkan proses hukumnya, dia mempersilakan, tapi orang yang menggunakan jasanya juga harus diproses.

“Ini kan kita ketahui bahwa orang (yang memesan) suruhan Andre. Mana orangnya? Kalau dia TPPO maka penjual, penyedia, dan pembeli itu bisa dipidanakan,” tegasnya.

Lebih jauh Donny mengatakan, “Dugaan kami sepenglihatan kami seperti itu (polisi dimanfaatkan Andre) karena yang menyiapkan semua Andre. Yang memanggil wartawan Andre, yang menyewa Andre, terus yang memberi tahu ke Polri Andre. Terus tugas Polri apa dong?”

Besok, Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra Periksa Andre