Jalan Bergelombang, Berapa Maksimal Kecepatan yang Aman di Tol Layang Japek?
Tol layang Jakarta-Cikampek. (FOTO: Antara)

JAKARTA, HALUAN.CO - Jalan tol layang Jakarta-Cikampek (Japek) terus menjadi sorotan karena konturnya yang meliuk-liuk dan bergelombang. Bahkan, sejumlah pengendara pun merasa khawatir untuk melintasi jalan tol tersebut. 

Namun, menurut Instruktur & Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, jalan tol tersebut tetap aman bagi pengendara bila mematuhi aturan.

Menurut dia, tertib berlalu-lintas adalah kunci selamat melalui tol itu, salah satunya dengan mematuhi batas kecepatan maksimal di jalan tol layang tersebut.

Lalu, berapa maksimal kecepatan kendaraan di tol layang Japek?

"Tikungan-tikungannya memang (aman) kalau kita tetap memberlakukan kecepatan sesuai peraturan dengan maksimal 80 kilometer/jam," kata Jusri dilansir dari detikcom, Selasa (17/12/2019).

Dia mengaku sudah menjajal tol layang Japek pada Senin (16/12/2019). Menurutnya, jalan yang meliuk-liuk dan bergelombang masih dalam tahap wajar.

Meski begitu, Jusri menekankan agar pengendara tidak melebihi batas kecepatan 80 kilometer/jam. Karena, menurutnya, kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi akan kesulitan menghadapi kontur jalan tersebut dan bisa berakibat fatal.

Selain soal kontur jalan, Jusri juga mengimbau pengendara di tol layang Jakarta-Cikampek untuk memperhatikan gangguan angin. Pasalnya, tol tersebut berada pada ketinggian meskipun sudah diantisipasi dengan dinding tol.

"Side wind (angin dari samping) itu tidak terlalu memberikan dampak bodyroll atau mobil bergeser karena dipecah dengan dinding tol," paparnya.