Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Bakal Ditutup selama 3 Bulan ke Depan
Ilustrasi pendaki gunung. (Foto: Antara)

CIANJUR, HALUAN.CO - Jalur pendakian Gunung Gede Pangrango akan ditutup sementara selama tiga bulan ke depan, mulai dari 31 Desember 2019 - 31 Mei 2020. Hal ini dilakukan untuk pemulihan ekosistem di kawasan konservasi tersebut.

Kebijakan ini diambil oleh Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) supaya memberi kesempatan alam beristirahat sejenak.

Selain itu, pengelola juga bakal meningkatkan pengawasan di pos masuk dan jalur pendakian. Hal itu untuk mencegah adanya pendakian ilegal selama masa penutupan.

"Selama penutupan pengelola akan melakukan penataan jalur dan perbaikan sarana dan prasarana," kata Humas Balai Besar TNGGP, Ade Bagja Hidayat, seperti dilansir Antara, Sabtu (21/12/2019).

Saat masa penutupan itu, pihak TNGGP juga akan menggelar operasi bersih di sepanjang jalur pendakian dan tempat kemah.

"Masih saja ada oknum pendaki yang membuang sampah sembarangan di dalam kawasan konservasi. Perilaku tersebut bisa merusak alam," ujarnya.

Selain mengembalikan ekosistem, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini juga menjadi alasan dilakukannya penutupan. Sehingga hal yang tidak diharapkan dan berpotensi menimpa pendaki bisa diantisipasi.

"Saat ini cuacanya sedang ekstrem, terutama di puncak (Gunung Gede Pangrango), hujan deras dan angin kencang," kata dia.

Adi menambahkan, pihaknya juga akan meningkatkan pengawasan dan patroli mulai dari pos masuk hingga sejumlah jalur pendakian. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi pendakian ilegal yang memaksa masuk ke dalam kawasan konservasi.