Jangan Panik! Ini Lima Langkah Sederhana Cegah Penularan Covid-19

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Seorang penumpang sedang diperiksa suhu tubuh untuk mencegah penyebaran virus corona di Stasiun LRT Velodrome, Jakarta. (FOTO: Haluan.co/Fajar AM)

-

AA

+

Jangan Panik! Ini Lima Langkah Sederhana Cegah Penularan Covid-19

Lifestyle | Jakarta

Rabu, 18 Maret 2020 11:41 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Indonesia terus bertambah setiap hari. Bahkan, per selasa (17/3/2020), jumlah pasien positif terinfeksi virus corona di Indonesia sudah mencapai 172 dengan tujuh orang meninggal dunia. 

Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap mengikuti langkah-langkah yang telah disampaikan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, mengatakan, ada lima langkah sederhana untuk mencegah penularan virus corona.

Lima langkah itu, kata dia, salah satunya menjaga menjaga jarak dengan orang lain.

"Lima hal penting yang perlu kita perhatikan yakni menjaga jarak dengan orang lain, jangan berjabat tangan, cuci tangan, hindari kerumunan dan pakai masker di tempat ramai," kata Wiku dalam konferensi pers di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Dia mengatakan, lima langkah itu penting dilakukan lantaran penyebaran penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 itu terjadi lewat penularan jarak dekat melalui droplet atau cairan liur.

Dengan menjaga jarak, kata Wiku, maka bisa memastikan penurunan tingkat penularan.

Satu Pasien PDP Covid-19 Meninggal di Medan, Ternyata Baru Pulang dari Israel

Wiku menegaskan, pemerintah hingga saat ini terus mendorong aktivitas ekonomi tetap terjaga. Pasalnya, menurut dia, aktivitas ekonomi harus terus berjalan untuk memastikan keterjagaan kebutuhan hidup sehari-hari bagi masyarakat.

"Tapi dalam kondisi seperti ini kita harus modifikasi cara kita bekerja," ujarnya.


0 Komentar