Janji Kopi Kenangan Tak PHK Karyawan, Konsekuensinya Bos Digaji Rp1 Selama COVID-19
Karyawan selalu dicek suhu tubuhnya (Foto: Kopi Kenangan)

JAKARTA, HALUAN.CO - Ketika sejumlah perusahaan memecat karyawannya terutama di industri retail dan jasa, penjaja gaya hidup Kopi Kenangan justru berjanji dan bertekad tidak akan memecat atau melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya.

Mengapa ini penting: Sikap atau budaya manajemen Kopi Kenangan itu bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain bahwa ada cara lain untuk tetap mempertahankan karyawan tanpa harus melakukan PHK di tengah pandemi COVID-19.

Konteks: Pandemi COVID-19 telah banyak membuat sejumlah manajemen perusahaan frustrasi karena belum bisa diprediksi kapan bencana akan berakhir sementara untuk recovery juga memerlukan waktu. Jalan pintasnya melakukan PHK. Justru bagi sebagian perusahaan bencana tersebut malah menjadi tantangan dan untuk terus membangun solidaritas.

Apa katanya: “Kopi Kenangan sadar bahwa pandemi COVID-19 'memaksa' kita untuk beradaptasi dengan melakukan berbagai perubahan sekaligus mengubah cara hidup sehari-hari. Sesuai visi kami, ‘Dari Indonesia untuk Dunia,’ Kopi Kenangan ingin turut bekerja bersama masyarakat Indonesia dan menghadapi masa-masa menantang ini,” ujar CEO Kopi Kenangan Edward Tirtanata dalam rilis yang diterima Haluan.co, Rabu (8/4/2020).

Apa filosofi Kopi Kenangan: Kopi Kenangan tumbuh dan berkembang dengan satu nilai dasar yaitu, "Membawa kebahagiaan, lewat satu cangkir kopi, untuk tiap pelanggan, setiap waktu" (bring joy, one cup, one customer at a time).

Langkah menghindari PHK:

  • Pada 23 Maret 2020, manajemen Kopi Kenangan telah mengeluarkan Message From CEO: One Cup, One Customer, One Rupiah yang memastikan Kopi Kenangan tidak akan melakukan PHK terhadap barista dan karyawan tetap Kopi Kenangan.
  • Pimpinan Kopi Kenangan juga telah mengambil langkah pertama untuk memastikan kelangsungan bisnis dengan hanya mengambil gaji Rp1/bulan mulai Maret 2020 sampai krisis ini berhasil diatasi.

Dana yang dikeluarkan:

  • Menyediakan total bujet Rp15 miliar sepanjang tahun 2020 untuk membantu berbagai pihak yang terkena dampak penyebaran COVID-19.
  • Rp13 miliar digunakan untuk melindungi kesehatan dan keamanan pelanggan, barista serta produk Kopi Kenangan melalui pembelian mesin sterilisasi, hand sanitizer, alat pengecek temperatur dan sarung tangan serta masker non-medis.
  • Sisa Rp2 miliar akan didonasikan langsung kepada beberapa partner yang bekerja bersama Kopi Kenangan dalam mengatasi dampak pandemi COVID-19.

Kegiatan lain:

  • Sejak 9 Maret 2020, Kopi Kenangan telah meluncurkan kampanye Senang (Sehat Bersama Kenangan) untuk melindungi kesehatan dan keselamatan pelanggan serta karyawan.
  • Senang berfokus pada kebersihan dan kesehatan barista serta mitra Kopi Kenangan.
  • Kopi Kenangan juga mendukung peraturan pemerintah untuk membatasi kontak fisik dengan meniadakan area duduk di gerai Kopi Kenangan.
  • Distribusi 50.000 cangkir Kopi Kenangan gratis untuk para tenaga medis yang menjadi ujung tombak dalam menghadapi pandemi global ini. Kopi Kenangan dikirimkan secara gratis ke rumah-rumah sakit yang menangani kasus COVID-19.

Apa itu Kopi Kenangan: Sampai saat ini Kopi Kenangan telah memiliki lebih dari 300 gerai dan menjual lebih dari 3 juta cangkir setiap bulan. Kopi Kenangan yang didirikan pada 2017 berhasil mengisi sweet spot antara kopi berharga tinggi yang disajikan pebisnis kopi internasional dan kopi instan yang dijual di kios pinggir jalan.


0 Komentar