Jawa Tengah Belum Ajukan PSBB, Ini Alasan Ganjar
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (FOTO: Merdeka.com)

SEMARANG, HALUAN.CO - Provinsi Jawa Tengah hingga kini belum mengajukan penetapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona atau COVID-19 di wilayah tersebut. 

Menurut Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, provinsinya saat ini belum perlu menerapkan status tersebut.

Mengapa ini penting: Penyebaran virus corona yang cepat harus dihentikan dengan berbagai intervensi pemerintah. Salah satunya dengan membatasi pergerakan orang di suatu wilayah tersebut. Namun, Ganjar justru belum mau terburu-buru melakukan pembatasan dengan mengajukan PSBB. Dia beralasan, semua harus dikaji secara matang dan tepat.

"Kita lagi siapkan dengan baik agar kita mantap betul, mulai dari bagaimana percepatan persebarannya. Tapi kita lebih hati-hati betul menghitung," kata Ganjar di Semarang, Selasa (14/4/2020).

Konteks: Sejumlah daerah sudah mengajukan PSBB setelah DKI Jakarta, dan beberapa di antaranya disetujui oleh pemerintah pusat dalam rangka memutus rantai penyebaran COVID-19. Sejumlah daerah yang disetujui menerapkan PSBB itu di antaranya Kota dan Kabupaten Bekasi, Kota Depok serta Kota dan Kabupaten Bogor di Jawa Barat. Kemudian Kota dan Kabupaten Tangerang, Banten, dan Pekanbaru Riau.

Apa yang dihitung Ganjar: Yang perlu dihitung adalah dukungan atau bantuan pemerintah kepada masyarakat termasuk sistem logistik, sistem transportasi sampai sistem keuangan.

"Jadi PSBB bukan tujuan, tapi mesti dihitung secara matematis, statistik secara epidemologis sehingga kita perlu pakar untuk membantu," ujarnya.

Pertimbangan lainnya:

  • Total kasus COVID-19 di Jateng yang terkonfirmasi hingga saat ini sebanyak 203 orang, 25 di antaranya meninggal dunia dan 19 sembuh.
  • Belum ada kabupaten maupun kota di Jawa Tengah yang mengajukan penetapan status serupa.
  • Masih mendata masyarakat sebagai salah satu skenario teknis pemberian bantuan.
Kritik JJ Rizal Buat Polri: Akpol Didirikan Tokoh Kutu Buku

Bantu warganya di daerah lain:

  • Warga di daerah lain juga didata oleh Pemprov Jatim untuk penyaluran bantuan, terutama yang ada di Jabodetabek. Termasuk, berkomunikasi dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk percepatan pendataan tersebut.
  • Tujuan bantuan itu adalah agar warga Jateng yang ada di luar daerah tidak mudik. Jadi tidak ada orang yang berpotensi untuk membawa virus tersebut.

"Kita bantu Jakarta, Jabar agar semua berjalan. Ini komunitas warga Jateng di Jakarta dan Jabar juga sudah mendata," paparnya.


0 Komentar