Jerman Evakuasi Warganya di Bali

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Tanah Lot di Tabanan, Bali. (Foto: Ist)

-

AA

+

Jerman Evakuasi Warganya di Bali

Travel | Jakarta

Senin, 30 Maret 2020 09:56 WIB


DENPASAR, HALUAN.CO - Jerman mengevakuasi warganya yang saat ini masih di Bali dan dijemput dengan menggunakan pesawat carteran.

Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV Bali, Elfi Amir kepada media, ada tiga pesawat yang akan datang pada Senin (30/3/2020), hari ini dan Selasa (31/3/2020).

Berdasarkan data yang diterimanya, satu pesawat yang dioperasikan maskapai penerbangan Condor Airlines akan tiba di Bali sekitar pukul 16.30 WITA, hari ini.

Pesawat dari Phuket, Thailand ini akan mendarat untuk mengambil penumpang di Bandara Ngurah Rai.

"Sesuai izin penerbangan yang masuk, jumlah penumpangnya mencapai 250 orang. Mereka akan take off pada pukul 18.05 WITA,” ujarnya.

Sedangkan untuk hari Selasa, akan ada dua pesawat dari maskapai penerbangan yang sama tiba di Bali dengan selisih waktu kedatangan satu jam.

Kedatangan pertama dengan menggunakan pesawat tipe B767-300 tiba pukul 15.30 WITA. Kemudian pesawat kedua akan tiba pada pukul 16.30 WITA. Masing-masing pesawat akan membawa 250 WN Jerman. paparnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (28/3/2020), Jerman sudah melakukan evakuasi warganya dari Bali dengan menggunakan operator penerbangan yang sama.

Jumlah penumpang yang take off dari Bandara Ngurah Rai mencapai 251 dewasa dan 2 infant. Untuk kewarganegaraannya, sebanyak 233 adalah WN Jerman, sisanya non-Jerman.

Perketat Orang Masuk

Sementara itu, Gubernur Bali bersurat pada Menteri Perhubungan yang meminta pintu masuk ke Pulau Dewata itu, terutama di pelabuhan agar dilakukan pengawasan ketat bagi lalu lintas orang yang keluar masuk Bali.

Dalam surat bernomor 551/2500/dishub itu berisi antara lain melakukan seleksi secara ketat terhadap penumpang yang akan menyebrang di Pelabuhan Penyebrangan Ketapang Jawa Timur, Pelabuhan Penyebrangan Gilimanuk Bali, Pelabuhan Penyebrangan Padang Bai Bali, Pelabuhan Benoa Bali, dan Pelabuhan Penyeberangan Lembar Nusa Tenggara Barat.

Hanya Empat Provinsi Tersisa Belum Dijamah Virus Corona

Gubernur meminta pihak Pelabuhan hanya mengizinkan penyebrangan bagi penumpang atau kendaraan yang berkaitan dengan kepentingan angkutan logistik, keperluan penanganan kesehatan, penanganan keamanan, dan tugas resmi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta keperluan perorangan yang bersifat mendesak.

Sebelumnya Gubernur Bali juga telah menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi atau menunda perjalanan ke Bali atau ke luar Bali, kecuali karena ada keperluan yang sangat mendesak atau warga negara asing yang akan kembali ke negaranya.

Namun, himbauan ini tidak berlaku bagi angkutan logistik, keperluan penanganan kesehatan, penanganan keamanan, dan tugas resmi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Berdasarkan data kasus virus corona atau Covid-19 di Bali yang dikeluarkan pemerintah hari Minggu (29/3/2020), kasus yang terkonfirmasi 10 orang dan dua dinyatakan meninggal. Kedua orang yang meninggal itu merupakan warga negara asing atau WNA.


0 Komentar