Jerman Jengkel, Enam Juta Masker untuk Tim Medisnya Hilang di Kenya
Polisi Jerman mendekati pengemudi setelah pemerintah mengumumkan pembatasan melintasi Jerman-Swiss. (Foto: Reuters)

BERLIN, HALUAN.CO - Pejabat Bea Cukai Jerman tengah berupaya menyelidiki hilangnya enam juta masker, saat transit pengiriman di Bandara Kenya. Padahal, enam juta masket itu akan untuk pelindung tim medis pencegahan virus corona (Covid-19).

"Pihak berwenang mencoba mencari tahu apa yang terjadi (terhadap 6 juta masker itu)," kata Jubir Kemenhan Jerman kepada media setempat Der Spiegel, dikutip dari The Star, Kamis (26/3/2020)

Spiegel melaporkan, enam masker pelindung berjenis FFP2 tersebut hilang di Bandara Kenya akhir pekan lalu.

Masker pelindung berjenis FFP2 itu bisa menyaring lebih dari 90 persen partikel, yang dipesan oleh otoritas bea cukai Jerman.

Pengiriman itu dijadwalkan tiba di Jerman pada 20 Maret tetapi tidak pernah samapai karena menghilang pada akhir pekan lalu di bandara di Kenya.

Hingga saat ini, belum ada kejelasan mengapa pengiriman jutaan masker tersebut bisa transit terlebih dulu di negara Kenya. Sebab itu, Jerman merasa jengkel.

"Apa yang sebenarnya terjadi, apakah ini masalah pencurian atau penyedia yang tidak serius, sedang dibersihkan oleh bea cukai," kata sumber pemerintah.

Kementerian kesehatan Kenya menolak memberikan komentar dan juru bicara Otoritas Bandara Kenya (KAA) mengatakan perusahaan itu masih mengkaji situasi.

Spiegel Online melaporkan bahwa Jerman telah menempatkan pesanan senilai 241 juta euro dengan pemasok peralatan pelindung dan sanitasi untuk melawan virus corona.

AS Tuding China Sembunyikan Fakta soal Corona

Juru bicara kementerian pertahanan, mengatakan, pemerintah Jerman tidak mengalami kerugian finansial atas kehilangan kiriman jutaan masker itu. Karena, masker-masker tersebut harus dibayar saat barang sudah sampai.

Jerman sedang mempersiapkan rumah sakit dan petugas kesehatannya untuk melayani pasien corona.

Diketahui, hingga Selasa sore, Johns Hopkins University mencatat kasus corona di Jerman mencapai 29.056 kasus, dengan 126 korban meninggal dan 453 orang dinyatakan sembuh.