Jok Motor Basah akibat Banjir? Coba Cara Ini Supaya Lebih Tahan Lama
Ilustrasi motor melintas di jalan kebanjiran. (Foto: Beritagar.id)

JAKARTA, HALUAN.CO - Banyak warga Jakarta yang mengeluhkan kondisi kendaraannya pascabanjir melanda area permukiman mereka. Di antaranya para pengendara motor yang merasa risih karena jok atau tempat duduknya basah.

Bagaimana solusinya?

Pemilik servis jok motor di Ciganjur Jakarta, Suranta mengatakan, kalau jok motor dibiarkan terus basah, dampaknya akan lembab dan meninggalkan bau apek.

"Kondisi ini membuat jok tidak awet lagi atau kekenyalannya sudah tidak bagus," ujar dia seperti dilansir iNews.id, Sabtu (4/1/2020).

Menurut dia, busa yang basah atau lembab sebaiknya diganti yang baru. Jangan dibiarkan mengering hingga lama karena bisa jadi kualitasnya menurun dan pasti tumbuh jamur.

Jika busa basah biasanya ada kulit jok yang sobek atau terdapat rongga sehingga air mudah meresap masuk ke dalam busa. Maka itu, cek kulit jok secara menyeluruh.

"Cari kulit jok yang paling lentur dan elastis pasti awet. Jangan tergoda dengan variasi kulit jok karena belum tentu bagus," katanya.

Urusan biaya perbaikannya, mulai dari penggantian busa dan kulit jok, tergantung dari tipe motornya. Kalau motor sport dengan single jok menghabiskan total biaya Rp60 ribu (busa dan kulit). Kalau jenis motor bebek dan matik bisa lebih dari Rp100 ribu karena ukurannya lebih panjang.