Jokowi-Ma'ruf akan Hadiri Pengukuhan Kepengurusan DPP Hanura Periode 2019-2024
Konperensi pers Pengukuhan Kepengurusan DPP Partai Hanura Periode 2019-2024 di JCC, Jakarta (Foto: Haluan.co)

JAKARTA, HALUAN.CO - Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin akan menghadiri pelantikan Pengukuhan Pengurus DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Periode 2019-2024, dibawa pimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) selaku ketua umum dan I Gede Pasek Suardika selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen).

Pelantikan juga akan dihadiri oleh menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga negara, Watimpres, duta besar dan 807 anggota DPRD Kabupaten/Kota dari Hanura.

"Presiden dan Wakil Presiden akan hadir, agendanya kita jadwalkan jam 19.30 WIB, tapi oleh Setneg minta diajukan jam 19.00 WIB," kata Benny Rhamdani, Ketua Panitia Pengukuhan Pengurus DPP Hanura Periode 2019-2024 di JCC, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Menurut Benny, pengukuhan akan digelar pada Jumat (24/1/2020) malam di JCC, Jakarta yang akan dihadiri 3.000 undangan.

"Kami Belum tahu persis siapa yang akan dipilih oleh PaK OSO (Oesman Sapta Odang), tapi yang sudah pasti adalah Sekjen, I Gede Pasek Suardika," katanya.

Benny mengatakan, formasi kepengurusan menganut formulasi Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Yakni 17 pengurus harian, 8 pengurus kordinator wilayah (korwil) berdasarkan kepulauan, dan 45 pengurus bidang.

"Jadi formasinya kepengurusan adalah 17 harian, 8 kordinator membidangi wilayah dan 45 bidang. Ini bentuk, konsistensi kita terhadap kemerdekaan, memperjuangkan cita cita proklamasi," katanya.

Benny menegaskan, pengukuhan kepengurusan Periode 2019-2020 merupakan hasil Munas Hanura pada 17-19 Desember 2019 lalu, yang sebelumnya didahului Rapimnas paad 17-21 November 2019.

"Peserta Rapimnas 19-21 November 2019, suara 34 DPD yaitu menyutujui Munas tidak dilaksanakan 2020. Sehingga Munas kita laksanakan di Tahun 2019, dan menyutujui aspirasi mendukung kembali Pak Oesman Sapta sebagai Ketua Umum," katanya.

Terpilih Aklamasi, OSO Jadi Ketua Umum Hanura Lagi

Keputusan memilih OSO sebagai Ketua Umum Hanura yang diputuskan di Munas tersebut, merupakan forum tertunggi yang merumuskan program kerja strategis lima tahun 512 DPC, ditambah unsur kelengkapan Hanura se-indonesia.

"Jadi memutuskan, memilih dan menetapkan Oesman Sapta sebagai Ketum menetapkan sebagai Formatur tunggal untuk memilih pengurus," katanya.

Namun, Benny tidak mengetahui secara alasan OSO memilih I Gede Pasek Suardika sebagai Sekjen Hanura dan pengurus lainnya. "Apa alasan Pak Oso memilih I Gede Pasek sebagai Sekjen, hanya Pak OSO yang bisa menjawab," katanya.

Benny menambahkan, mantan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto diundang untuk menghadiri pengukuhan Pengurus DPP Partai Hanura Periode 2019-2020, namun kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres).

"Pak Wiranto kita undang sebagai Watimpres, karena bukan pengurus lagi. Jadi sama dengan menteri, Watimpres kita undang untuk hadir," ungkap Benny Rhamdani.