Mengundurkan Diri, Jokowi Tetap Puji Bos Amartha

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Andi Taufan Garuda Putra saat mendampingi Presiden Joko Widodo. (FOTO: Biro Setpres)

-

AA

+

Mengundurkan Diri, Jokowi Tetap Puji Bos Amartha

Nasional | Jakarta

Jumat, 24 April 2020 12:22 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, membenarkan bahwa Andi Taufan Garuda Putra telah mengajukan pengunduran diri dari posisinya sebagai Staf Khusus Presiden. 

Menurut Pramono, Presiden Joko Widodo juga telah menerima dan merestui pengunduran diri Andi Taufan tersebut.

Mengapa ini penting: Andi Taufan merupakan Stafsus Presiden sekaligus CEO PT Amartha. Belakangan, ia membuat kontroversial setelah menyurati seluruh camat untuk mendukung relawan yang bermitra dengan perusahaan rintisannya itu dalam penanggulangan COVID-19. Adapun surat tersebut ber-kop Sekretariat Kabinet.

“Memang benar saudara Andi Taufan telah mengajukan pengunduran diri kepada Presiden pada tanggal 17 April 2020,” kata Pramono saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (24/4/2020).

Konteks:

• Andi Taufan mengundurkan diri melalui surat tertanggal 24 April 2020. Surat itu beredar secara luas sejak Jumat pagi (24/4/2020) melalui grup-grup media sosial.

• Langkah Andi Taufan menyusul rekannya, pendiri dan CEO Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara yang lebih dulu mengajukan pengunduran dirinya sebagai Staf Khusus Presiden kepada Presiden Jokowi.

Jokowi memuji komitmen Andi Taufan:

• Presiden Jokowi telah menerima dan menyetujui pengunduran diri Andi Taufan.

• Jokowi juga memuji dan menghargai komitmen Taufan yang ingin mengabdikan diri sesuai kompetensinya di bidang ekonomi terutama di level mikro.

“Presiden menghargai komitmen Taufan yang ingin mengabdikan diri secara penuh kepada penguatan ekonomi masyarakat bawah, terutama usaha mikro. Karena penguatan ekonomi lapisan bawah terutama UMKM juga menjadi perhatian Bapak Presiden selama ini,” katanya.

Nyusul Belva, Andi Taufan Mundur dari Stafsus Jokowi

Polemik Andi Taufan:

• Andi Taufan menuai polemik ketika mengirimkan surat ke seluruh camat dengan surat berkop Sekretariat Kabinet. Di situ disebutkan bahwa Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menginisiasi program Relawan Desa Lawan COVID-19 dan sudah melakukan kerja sama dengan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) dalam menjalankan program tersebut di area Jawa, Sulawesi dan Sumatera.

• Adapun cakupan komitmen bantuan yang akan diberikan Amartha adalah berupa edukasi COVID-19, yaitu petugas lapangan Amartha akan berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat desa khususnya mitra Amartha meliputi tahapan gejala, cara penularan, pencegahan COVID-19. Kemudian juga pendataan kebutuhan alat pelindung diri (APD) untuk puskesmas.


0 Komentar